Bawaslu Dalami Kasus Spanduk Provokatif Jelang Pilkada

96
Andriansyah

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok mendalami kasus temuan spanduk provokatif yang mengatasnamakan Organisasi Islam Muhammadiyah di beberapa titik di wilayah Depok.

“Kami lagi kroscek dan berkoordinasi ke pihak kepolisian terkait hal itu. Walaupun misalnya ini sudah mulai adanya ujaran kebencian dan kampanye hitam dengan mencatut nama organisasi tertentu,” ujar Andriansyah, Komisioner Bawaslu Kota Depok, kemarin.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya belum menemukan indikasi awal terkait hal itu. Pasalnya, Bawaslu belum menerima laporan secara utuh.

“Belum tahu siapa yang pasang, kami masih dalami. Dipasang dimana saja dan berapa banyak jumlahnya, belum tahu” paparnya.

Sebelumnya, Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Depok Bidang Hukum dan HAM, Ahmad Dahlan menuturkan bahwa pemasangan spanduk itu adalah fitnah yang keji yang mengatasnamakan Muhammadiyah apalagi menjelang Pilkada Depok pada 9 Desember mendatang.

“Kami mengetahui adanya spanduk tersebut dari masyarakat dan pengurus Muhammadiyah. Awalnya kami tidak tahu adanya spanduk kampanye hitam itu, namun ada yang melapor kepada kami,” paparnya.

Atas kejadian itu dia bersama pengurus Muhammadiyah lainnya lalu melaporkan kasus penemuan spanduk tersebut ke Pihak Kepolisian Polres Metro Depok.

“Kami sudah laporkan kasus ini ke pihak Kepolisian untuk segera diselidiki siapa yang memasang spanduk tersebut,” jelasnya.

Dirinya tidak mengetahui siapa yang melakukan pemasangan spanduk tersebut, dan bukan pihak Muhammadiyah yang melakukan pemasangan spanduk kampanye hitam.

“Kami tegaskan bukan Muhammadiyah yang memasang spanduk kampanye hitam,” tegasnya.

Menurut dia, ada sekitar empat spanduk yang dipasang di beberapa titik di Kota Depok diantaranya di Jalan Raya Keadilan, Rangkapan Jaya, Kelurahan Cinangka dan lokasi lainnya. Dua spanduk kampanye sudah diserahkan kepada pihak Kepolisian Polres Metro Depok. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here