Jadi Korban Kampanye Hitam, Pengurus Muhammadiyah Depok Lapor Polisi

263
Pengurus Muhammadiyah Depok saat membuat laporan di kantor polisi

Margonda | jurnaldepok.id
Menjelang pelaksanaan Pilkada Depok mulai bermunculan spanduk kampanye hitam di sejumlah ruas jalan di Kota Depok. Pantauan di lokasi Jalan Raya Keadilan, Kelurahan Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, terlihat spanduk yang dipasang oleh pihak yang tidak bertanggung jawab menyudutkan salah satu ormas Islam.

Kampanye hitam tersebut menimpa Organisasi Masyarakat Muhammadiyah yang diduga telah memasang spanduk yang berisi melakukan perbuatan penghinaan dan permusuhan. Sejumlah orang tidak mengetahui siapa yang melakukan pemasangan spanduk kampanye hitam tersebut.

“Kami engak tahu siapa yang memasang spanduk ini, kalau kami tau kemarin belum ada spanduknya,” ujar Abdullah salah satu warga setempat, Minggu (6/9).

Menyikapi itu, Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Depok Bidang Hukum dan HAM, Ahmad Dahlan menuturkan bahwa pemasangan spanduk itu adalah fitnah yang keji yang mengatasnamakan Muhammadiyah apalagi menjelang Pilkada Depok pada 9 Desember mendatang.

“Kami mengetahui adanya spanduk tersebut dari masyarakat dan pengurus Muhammadiyah. Awalnya kami tidak tahu adanya spanduk kampanye hitam itu, namun ada yang melapor kepada kami,” paparnya.

Atas kejadian itu dia bersama pengurus Muhammadiyah lainnya lalu melaporkan kasus penemuan spanduk tersebut ke Pihak Kepolisian Polres Metro Depok.

“Kami sudah laporkan kasus ini ke pihak Kepolisian untuk segera diselidiki siapa yang memasang spanduk tersebut,” jelasnya.

Dirinya tidak mengetahui siapa yang melakukan pemasangan spanduk tersebut, dan bukan pihak Muhammadiyah yang melakukan pemasangan spanduk kampanye hitam.

“Kami tegaskan bukan Muhammadiyah yang memasang spanduk kampanye hitam,” tegasnya.

Menurut dia, ada sekitar empat spanduk yang dipasang di beberapa titik di Kota Depok diantaranya di Jalan Raya Keadilan, Rangkapan Jaya, Kelurahan Cinangka dan lokasi lainnya. Dua spanduk kampanye sudah diserahkan kepada pihak Kepolisian Polres Metro Depok.

Dahlan mengimbau warga Depok tidak terpecah belah dan terpancing atas pemasangan sejumlah spanduk liar tersebut.

“Jangan merusak Kota Depok yang kondusif, apalagi membawa-bawa nama Ormas Islam seperti Muhammadiyah. Karena ini negara hukum,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Depok, H Idrus Yahya juga membantah kalau pihak Muhammadiyah yang telah memasang spanduk itu.

“Bukan pihak kami yang memasang spanduk itu, kami duga pihak yang tidak bertanggung jawab masang spanduk untuk memprovokasi di Kota Depok,” tandasnya.

Dikatakan dia, spanduk yang dipasang bukanlah milik Muhammadiyah karena logo yang ada di spanduk bukanlah logo Muhammadiyah aslinya.

Dia menduga pihak- pihak yang tidak bertanggung jawab yang memasang spanduk kampanye hitam untuk menciptakan kegaduhan di Kota Depok

Dia mengimbau kepada warga Muhammadiyah dan masyarakat lainnya untuk tidak terpancing, terprovokasi adanya pihak tidak bertanggung jawab dengan memperkeruh suasana di Kota Depok.

“Mari kita jaga kondusifitas di Kota Depok dengan bersama-sama,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here