Pasien Covid 19 Tewas Setelah Terjun Bebas dari Lantai 13 Rumah Sakit

2708
Petugas saat melakukan evakusi trhadap korban yang nekat lompat dari atas rumah sakit

Beji | jurnaldepok.id
YS (52), seorang pasien terindikasi Covid 19, Kamis (3/9) melakukan bunuh diri dengan cara melompat dari kamar perawatan dari lantai 13 Rumah Sakit Universitas Indonesia.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Depok, Komisaris Wadi Sabani mengatakan, korban adalah YS, bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 13.

“Kejadiannya sekira pukul 10.50 WIB, korban yang dirawat di ruang Mahkota Dewa Lt.13 RSUI, tiba-tiba memecahkan kaca menggunakan tabung gas oksigen dan lompat,” ujarnya, kemarin.

Wadi menceritakan, sebelum melompat dari jendela, YS hendak diambil sampel darahnya oleh seorang perawat.

“Perawat ambil darah sekitar pukul 10.00 WIB, tetapi sesaat sebelum masuk ke ruang rawat, perawat mendengar suara kaca pecah dari dalam ruang korban,”katanya.

Saat melihat sumber suara, sang perawat melihat kaca ruang korban dalam keadaan pecah dan pasien sudah tergeletak di atap bangunan RSUI.

“Pasien ditemukan tergeletak di lantai 6 RSUI. Perawat itu lalu menghubungi petugas keamanan RSUI,” jelasnya.

YS dirawat di RSUI sejak 27 Agustus 2020. Kini jenazah sudah ditangani tim protokol Covid 19 RSUI.

“Perisitiwa bunuh diri pasien Covid 19 merupakan kejadian pertama,” katanya.

Ia berharap agar pihak rumah sakit selalu menjaga pasien Covid 19 selama 24 jam sehingga peristiwa serupa tidak terulang kembali.

Hubungan Masyarakat (Humas) Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Kinanti Putri Utami membenarkan informasi seorang pasien positif corona (Covid-19) yang belakangan diketahui berinisial YS melakukan aksi bunuh diri dengan cara melompat dari ruang perawatan.

“Kasus tersebut sudah kami serahkan penanganannya kepada pihak yang berwajib. Demikian yang bisa kami sampaikan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here