Akui Ada Kepentingan Politik Nasional, PAN Urung Usung Idris-IBH di Pilkada Depok

390
Pradi Supriatna (kiri) foto bersama dengan Ketua DPD PAN Kota Depok, H Igun Sumarno (kanan) beberapa waktu lalu

Jakarta | jurnaldepok.id
Politik lastminute dimainkan oleh Partai Amanat Nasional (PAN) jelang pendaftaran bakal calon wali-wakil wali kota 4-6 September mendatang.

Dimana, semula PAN yang begitu mesra dan menyatakan komitmennya untuk mengusung bakal calon wali-wakil wali kota Depok, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono bersama Koalisi Tertata Adil Sejahtera (TAS), namun di injurytime PAN berbalik arah dan menyatakan mengusung pasangan Pradi Supriatna-Afifah Alia di Pilkada Depok.

“Sudah resmi kami mengusung Pradi-Afifah, SK sudah jadi dan kami akan menyerahkan langsung ke Pak Pradi,” ujar H Igun Sumarno, Ketua DPD PAN Kota Depok, Rabu (2/9).

Ia mengatakan, dipilihnya Pradi-Afifah lebih dikarenakan menyangkut kebijakan politik nasional.

“Pilkada tahun ini kan bukan Depok saja, namun berkaitan dengan wilayah lain di Indonesia. Pasti lah (ada kepentingan politik nasional,red),” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya juga akan ikut deklarasi untuk mengusung Pradi-Afifah hari ini.

“Kami ikuti keputusan DPP, sami’na wa’atona yang namanya kader dimana pun juga. Keputusan kami jaga,” katanya.

Dikatakannya, pihaknya juga telah menjelaskan kepada kader internal PAN beberapa waktu lalu terkait dengan adanya beberapa nama yang diusulkan ke DPP.

“Mereka sudah memahami, dengan adanya beberapa nama itu bagus, berarti partai kami dilirik banyak calon. Pada saat DPP mengeluarkan SK tidak sesuai dengan yang direkomendasikan, kami tidak bisa menolak,” jelasnya.

Igun menjamin, suara PAN akan utuh dalam Pilkada Depok karena SK tersebut merupakan perintah. Dirinya pun siap menjalin komunikasi dengan Gerindra, PDIP, Golkar, PKB dan PSI yang lebih dahulu mendukung Pradi-Afifah.

Tak lupa, Igun juga mengungkapkan bahwa rekan-rekannya di Tertata Adil Sejahtera merupakan teman-teman seperjuangan.

“Suka duka kami pernah alami, mereka paham saya. Jadi tidak ada tujuan menyakiti tapi ini kan keputusan DPP. Silaturahmi tetap akan jalan, nanti akan dijelaskan juga secara langsung dan akan pamitan,” ungkapnya.

Wasekjen PAN, Soni Sumarsono meminta kader PAN untuk tegak lurus dengan keputusan DPP.

“Semua kader PAN terutama para pengurus DPD, DPC dan DPRt untuk secara sungguh-sungguh dan bekerja keras memenangkan pasangan yang telah didukung oleh PAN yakni Pradi-Afifah,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here