Tekan Penyebaran Covid 19, Pemerintah Kota Depok Berlakukan Jam Malam

10310
Mohammad Idris

Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok terhitung sejak 30 Agustus 2020 memberlakukan pembatasan aktivitas khususnya pada mlam hari. Dimana, pembatasan tersebut dilakukan diberbagai sektor seperti toko, rumah makan, café, mini market, midi market sampai pukul 18.00 WIB.

Sementara untuk layanan antar dapat dilakukan hingga pukul 21.00 WIB.

“Seluruh aktifitas warga dilakukan pembatasan, maksimal sampai dengan pukul 20.00 WIB. Optimalisasi Kampung Siaga Covid 19 dengan prioritas kegiatan antara lain pendataan tempat kerja warga; melakukan pengawasan keluar masuk tamu yang datang ke rumah warga dan menerapkan protocol kesehatan secara ketat di Kampung Siaga Covid 19,” ujar Mohammad Idris, Wali Kota Depok, Minggu (30/8).

Selain itu, Idris juga untuk mengoptimalkan aplikasi Kampung Siaga Covid 19 untuk pengaduan warga, termasuk untuk melaporkan pelanggaran protocol kesehatan..

“Mengoptimalkan pelaksanaan pembatasan sosial melalui kebijakan Pembatasan Sosial Kampung Kampung Siaga berbasis RW (RW-PSKS) pada RW yang ditetapkan sebagai RW PSKS.

Selain itu, Idris juga menginstruksikan untuk melakukan pengawasan dan penertiban protocol kesehatan secara tegas baik untuk warga secara individu, kelompok, pelaku usaha, kantor dan lainnya.

“Meningkatkan Swab Test massal pada khusus kontak erat, suspek dan sasaran prioritas lainnya yang ditetapkan,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here