Tagihan Melonjak, PDAM Depok Respon Keluhan Pelanggan

283
Ade Dikdik Isnandar

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok merespon keluhan pelanggan terhadap besaran tagihan pengguna air PDAM yang terjadi akhir-akhir ini.

“Kami menginformasikan bahwa tidak ada kenaikan/penyesuaian tarif PDAM Tirta Asasta Kota Depok sejak akhir 2017 hingga 2020 ini. Terjadinya lonjakan tagihan air PDAM tidak terlepas dari adanya kebijakan PSBB yang berlaku di Kota Depok selama masa pandemi Covid-19,” ujar Ade Dikdik Isnandar, Direktur Umum PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Rabu (26/8).

Dimana, sambungnya, dalam mencegah upaya penyebaran Covid-19 manajemen PDAM memberlakukan program pembacaan meter mandiri sejak April 2020. Pelanggan diminta untuk mengirim foto angka meter pada meter air pelanggan melalui aplikasi WhatsApp sesuai Area dan Blok bacaan.

“Banyak pelanggan PDAM yang tidak mengirimkan hasil bacaan mandiri, sehingga perhitungan meter dilakukan berdasarkan perkiraan rata-rata pemakaian tiga bulan sebelumnya (kondisi sebelum adanya pandemi Covid-19,red),” paparnya.

Imbauan dan tatacara untuk melaksanakan pembacaan meter air secara mandiri ini, kata dia, telah disosialisasikan ke masyarakat baik melalui media massa, media sosial maupun pemberitahuan langsung melalui edaran ke pelanggan.

“Karena kondisi pendemik Covid-19 yang tidak menentu, akhirnya kami menugaskan kembali para petugas pembaca meter untuk melakukan pembacaan kembali sejak Juni 2020, tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” jelasnya.

Dikatakannya, ada beberapa pelanggan yang mengalami peningkatan pemakaian, nantinya akan dilihat kembali kemungkinan apakah ada lonjakan pemakaian selama masa pandemi ini, karena sering berada di rumah ataupun kemungkinan sebagian kecil ada kebocoran di instalasi pipa pelanggan. Pihaknya berjanji akan mencarikan solusinya.

Saat ini, sambungnya, petugas pembaca meter menggunakan sistem pembacaan secara Android, dan hasil bacaan akan terbaca/terrecord.

“Petugas tidak mungkin menembak meteran dari jauh, karena mereka harus memfoto angka meteran pelanggan dan terdokumen hasilnya. Sehubungan dengan lonjakan tagihan rekening air tersebut, PDAM akan segera melaksanakan verifikasi langsung ke pelanggan yang mengalami lonjakan tagihan. Selanjutnya berdasarkan verifikasi tersebut akan dilaksanakan penyesuaian pemakaian dan besaran tagihan pada pelanggan,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, terkait keluhan tagihan meteran pelanggan yang membengkak, apabila meragukan, pihaknya mempersilahkan dapat mendatangi kantor area pelayanan PDAM Kota Depok pada hari kerja Senin-Jumat.

“Pelanggan akan dilayani jika terdapat kesalahan dari petugas dan akan segera dilakuan perbaikan atas tagihan tersebut. Untuk mempermudah dan mempercepat perbaikan rekening, pelanggan dapat mendatangi kantor pelayanan atau kantor area dengan membawa foto angka meter pada saat kedatangan untuk dilakukan pengecekan sehingga tagihan yang akan dibayar sesuai dengan pemakaiannya,” jelasnya.

Apabila ada kelebihan pembayaran tagihan air, lanjutnya, akan diberikan perhitungan pembayaran pada bulan berikutnya.

“Diharapkan pelanggan dapat mengontrol pemakaian dan pengecekan sambungan pipa di instalasi rumah untuk menghindari adanya lonjakan tagihan rekening air,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here