Pilkada Depok, Seroja Belum Tentukan Dukungan

414
Komunitas Seroja saat foto bersama dengan Ketua KPU Depok

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Serikat Ojol Indonesia (Seroja) Kota Depok saat ini belum memberikan dukungan kepada bakal calon wali kota dan wakil wali kota Depok untuk maju ke Pilkada Depok mendatang.

Ketua Seroja, Ferdiansyah kepada wartawan mengatakan, untuk saat ini pihaknya belum memberikan dukungan kepada calon manapun dikarenakan mereka belum mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Kota Depok.

“Kami Seroja belum berikan dukung mendukung kepada calon, kan belum daftar mereka,” ujarnya, Rabu (26/8).

Akan tetapi, sambungnya, menjelang pelaksanaan Pilkada Depok Seroja sudah memiliki beberapa catatan atau masukan kepada KPU Depok terkait isu yang akan dijadikan debat para calon.

“Kami dan tim sudah silaturahmi ke KPU memberikan masukan, ide, gagasan dalam upaya mensukseskan pilkada,”katanya.

Salah satu yang disampaikan kepada KPU Kota Depok adalah agar bakal calon Walikota dan Wakil Walikota untuk memperhatikan nasib pengemudi ojol.

“Seperti menyediakan atau memfasilitasi tersedianya sarana parkir bagi ojol di gedung perkantoran, gedung pemerintahan, mall dan perhotetelan di kawasan Margonda Raya dan wilayah lainya,” paparnya.

Hal itu, kata dia, dilakukan guna untuk terwujudnya Kota Depok yang di siplin dan menjadi fasilitator bagi kenyamanan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kami juga meminta kepada bakal calon untuk memperhatikan lingkungan hidup dengan menjadikan kawasan Setu, Sungai Ciliwung dan cagar budaya, Ruang Terbuka Hijau sebagai kawasan wisata lokal di Depok,” jelasnya.

Dia berharap Pilkada Depok berlangsung sukses tanpa ekses. Untuk itu dia menawarkan sosialisasi pilkada melalui para pengemudi ojek online (ojol) yang banyak bergabung di perhimpunan tersebut.

“Harapannya yang lain, KPU Depok agar mengingatkan para bakal calon dan partai pengusungnya agar fokus memberdayakan ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah dengan mengoptimalkan sumber daya alam di Depok, seperti pemanfaatan situ-situ sebagai objek wisata,” katanya.

Ketua KPU Depok Nana Shobarna menyambut baik tawaran tersebut.

“Kami di KPU berkomitmen menjadi penyelenggara yang baik agar Pilkada pun berlangsung dengan baik,” tanggapnya.

Dalam kesempatan itu Nana memaparkan tahapan Pilkada. Pada tanggal 4 hingga 6 September 2020, ucapnya, tahap pendaftaran bakal paslon oleh partai politik pengusung.

Salah satu dokumen yang harus diserahkan, jelasnya, visi dan misi bakal paslon.

“Visi dan misi bapaslon harus merujuk pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kota Depok. Kami akan mengingatkan aspirasi tersebut kepada bapaslon atau partai politik pengusungnya,” jelasnya.

Dia berkeyakinan para bapaslon akan memberi perhatian yang sama.

“Warga yang mempunyai aspirasi juga bisa langsung disampaikan ke bapaslon atau partai pengusungnya,” tuturnya.

Nana berharap, Pilkada Depok berlangsung sukses tanpa ekses.

“Kami senantiasa mengindahkan kode etik penyelenggara dan telah mencanangkan zero perkara,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here