Lakukan Kunjungan Kerja, Wakapolri Sorot Penanganan Covid 19 di Kota Depok

357
Wakapolri saat memberi keterangan pers kepada awak media

Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok diminta harus berkolaborasi dan berkoordinasi dengan pihak lain dalam upaya penanganan Covid 19.

Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono kepada wartawan di Balaikota mengatakan pentingnya koordinasi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Salah satu tempat yang jadi sorotan jenderal bintang tiga itu adalah wilayah perkantoran. Gatot mengingatkan lantaran virus corona tak mengenal siapa pun.

Menurutnya, segala upaya harus dilakukan untuk memerangi virus asal Wuhan, China tersebut.

“Segala upaya sudah dilakukan, kolaborasi sinergi kebersamaan Forkopimda kita optimalkan. Semua perkantoran, kita harus zero Covid. Ini perlu kepedulian pimpinan kantor masing-masing,” ujarnya saat melakukan kunjungan kerja ke Depok, Selasa (25/8).

Gatot menyebut, periode Senin, 24 Agustus 2020, Depok sudah turun dari zona merah, ke zona oranye atau dengan status risiko sedang.

Menurutnya, itu merupakan bukti dari kerja keras semua pihak, termasuk pemerintah daerah, TNI, Polri dan tokoh masyarakat.

Ia menyebut jika Pemkot Depok di bawah pimpinan Wali Kota Mohammad Idris sudah melakukan tes corona secara masif kepada masyarakat.

“Kita doakan, kalau tanggal 24 Agustus sudah zona oranye, turun ke zona kuning sampai dengan zona hijau. Karena Pak Wali Kota juga sudah melakukan langkah tes PCR secara masif,” jelasnya.

Dirinya mengaku juga telah memberikan arahan secara khusus pada Dandim 0508 Depok, Kolonel Inf Agus Israk Mi’raj, dan Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah untuk ikut mendukung semua kebijakan, guna menekan penyebaran Covid-19. Salah satunya soal penggunaan masker.

“Jangan sampai lepas masker. Masker wajib bagi siapa pun. Kalau ada yang melihat tidak pakai masker, tegur,” tegasnya.

Gatot mengatakan, wali kota mengaku telah membagikan sebanyak 2 juta masker untuk warga Depok. Cara ini dinilai efektif untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Pak Wali saya dengar sudah membagikan hampir 2 juta masker. Sedangkan penduduk di sini sekira 2,4 juta jiwa, belum lagi yang dibagikan per-orangan, saya rasa cukup,” tuturnya.

Ia menegaskan, penggunaan masker menjadi sangat wajib di tengah pandemi saat ini.

“Jadikan masker teman pendamping sehari-sehari, teman hidup,” jelasnya.

Gatot menambahkan, semua pihak harus bekerja bersama-sama dan tidak mengedepankan ego sektoral untuk mengatasi persoalan saat ini.

“Karena kerja kita adalah kerja untuk kemanusiaan. Kalau ini bisa kita atasi, yakinlah ekonomi kita akan segera bangkit. Kesehatan pulih, ekonomi bangkit,” tuturnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here