Ketua BKD DPRD Desak Pemkot Depok Serius Tangani Covid 19

136
Rezky M Noor

Beji | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok diminta untuk melakukan penanganan Covid 19 tak main-main akan tetapi dilakukan dengan serius. Demikian dikatakan anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Rezky M Noor terkait jumlah pasien Covid 19 di Kota Depok yang terus meningkat.

Dia menyatakan penanganan wabah virus corona (covid-19) di Kota Depok membutuhkan kebijakan secara nyata dan serius, bukannya opini-opini semata.

“Penanganan corona harus ada kebijakan yang serius, jangan asal-asalan dan harus diseriusi lagi,” ujarnya, Senin (24/8).

Sejauh ini, lanjutnya, dampak ekonomi wabah Covid-19 sudah banyak pekerja yang dirumahkan dan dampak sosialnya juga besar.

“Kendati kinerja gugus tugas Covid-19 di Kota Depok secara umum sudah bagus, akan tetapi perlu ditingkatkan,” paparnya.

Pemberlakuan aturan untuk penanganan wabah Covid 19 harus benar-benar serius, karena dampak yang dihasilkan akibat corona itu sangat besar, terutama terhadap ekonomi masyarakat.

“Saat ini ekonomi masyarakat terpuruk karena mengikuti aturan pemerintah terkait PSBB. Kalau aturan setengah-setengah, maka upaya masyarakat menjadi sia-sia,” ucapnya.

Pemerintah, kata dia, harus lebih serius dalam berupaya memutus rantai penyebaran Covid-19, apalagi sekarang ini kasus transmisi local cukup banyak dan bukan lagi kasus import dari luar.

“Sangat dibutuhkan perhatian yang lebih serius dari pemerintah. Apalagi dengan anggaran yang cukup besar, artinya banyak kegiatan yang berkurang dan perhatian penanganan harus lebih serius, jangan menunggu sampai korban Covid-19 bertambah terus,” paparnya.

Penanganan serius dibutuhkan guna mengurangi persebaran sekaligus memutus mata rantai.

Dari data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok jumlah kasus konfirmasi (positif) virus Corona atau Covid-19 di Kota Depok mencapai 1.909 kasus.

Data di GTPPC juga menjelaskan, dari 1.909 kasus terkonfirmas positif, sebanyak 1.247 dinyatakan sembuh, 65 orang meninggal dunia, dan 597 orang masih menjalani perawatan.

Namun demikian, jumlah pasien terkonfirmasi positif yang sembuh dalam 24 jam terakhir bertambah sebanyak empat orang. Pemerintah diminta melakukan upaya lebih serius dan fokus dalam menangani kasus Covid-19.

“Menerapkan kebijakan PSBB lebih disiplin agar lebih efektif, sehingga dapat menekan lonjakan kasus baru. Kami imbau untuk mematuhi protokol kesehatan secara disiplin dan dengan rasa tanggung jawab,” pungkasya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here