Teks Proklamasi Menggema di Perempatan Gandul

91
Pembacaan teks proklamasi di perempatan Gandul

Cinere | jurnaldepok.id
Jajaran pengurus Karang Taruna Kelurahan Gandul dan pengurus Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Garda Perjuangan serta Jajaran Polsek Limo, kemarin pagi menggelar aksi peringatan HUT RI ke – 75 yang dipusatkan di ruas Jalan Perempatan Gandul.

Ketua Ormas Garda Perjuangan, Marhali mengatakan, pelaksanaan aksi pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia memang sengaja dilakukan di tengah ruas jalan perempatan Gandul dengan harapan agar pada saat detik detik peringatan Hut RI semua warga tak terkecuali pengguna jalan dapat menghentikan sejenak aktivitasnya.

“Kami ingin pada saat detik detik pembacaan teks proklamasi pukul sepuluh pagi, semua warga menghentikan aktivitasnya sebagai bentuk penghormatan terhadap Kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang diraih dengan pengorbanan luar biasa oleh para pejuang dan semua masyarakat Indonesia elemen masyarakat kala itu,” ujar Marhali, Senin (17/8).

Hal senada diungkapkan oleh Kapolsek Limo, Kompol Bintang Silaen. Dikatakan Bintang, penyelenggaraan peringatan detik detik kemerdekaan dengan aksi membacakan teks Proklamasi ditengah ruas jalan perempatan Gandul tidak terlalu mengganggu kelancaran aktivitas berkendaraan, pasalnya lanjut dia, kegiatan tersebut berlangsung sangat singkat dan dilaksanakan secara profesional.

“Hanya menyita waktu tidak lebih dari 3 menit, memang pada saat itu semua kendaraan dihentikan maksudnya agar para pengendara dapat menyaksikan gambaran pelaksanaan pembacaan teks proklamasi tujuh puluh lima tahun silam oleh pahlawan Proklamator Indonesia Sukarno dan Mohammad Hatta,” kata Bintang.

Pernyataan yang sama dilontarkan oleh Ketua Karang Taruna Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, Murjarudin.

Dikatannya, ide aksi pembacaan teks Proklamasi ditengah perempatan Jalan Gandul memang muncul dari jajaran pengurus Karang Taruna, namun sehubungan pelaksaan aksi dilakukan ditengah jalan maka lanjut dia pihak pengurus Karang Taruna menggandeng semua elemen masyarakat guna memperkuat makna pelaksanaan aksi.

“Ya itu memang kegiatan kami anak Katar, Kelurahan Gandul dan kami berkerjasama dengan Ormas Garuda Perjuangan serta jajaran Polsek Limo yang ikut mendukung kegiatan yang menurut kami sangat positif, untuk mengingatkan kepada para pengguna jalan bahwa pukul sepuluh pagi tujuh puluh lima tahun silam , terjadi peristiwa yang sangat bersejarah yakni Kemerdekaan bangsa Indonesia, kami mohon maaf jika pada saat menggelar aksi sedikit mengganggu kelancaran lalu lintas,” tutup Mujarudin. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here