Karyawan Giant Terindikasi Covid 19, Margo City Musnahkan Sayuran dan Buah

44
istimewa

Margonda | jurnaldepok.id
Pihak manajemen Margocity memusnahkan produk yang tidak menggunakan kemasan seperti sayuran dan buah yang dijual di supermarket dimana satu karyawannya terindikasi Covid 19. Management Margo City memberikan keterangan perihal adanya satu karyawan Giant Margo City yang terindikasi positif Covid 19.

Marcom Manager Margo City, Reza Ardiananda mengatakan, karyawan tersebut pada 26 Juli terdeteksi tidak lolos untuk masuk ke area mall saat dilakukan pengecekan suhu tubuh.

“Saat itu, pihak keamanan gedung meminta karyawan yang bersangkutan untuk pulang. Dalam masa mulai dari 26 Juli hingga 5 Agustus, pegawai tersebut tidak berada di area Margo City. Dia melakukan swab tanggal 5 Agustus dan hasilnya didapat pada malam harinya. Hasilnya terindikasi positif,” ujarnya, kemarin.

Ketika diketahui hasil tersebut, sambungnya, pengelola Giant langsung tanggap untuk melakukan langkah cepat. Mereka tutup operasional sementara untuk dilakukan deep cleaning.

“Mereka melakukan pembersihan total dengan disinfektan dan memusnahkan produk yang tidak menggunakan kemasan seperti sayuran dan buah. Pengelola baru membuka kembali Giant setelah dipastikan semua aman dan steril,” paparnya.

Dia memastikan kondisi Giant telah aman dengan adanya deep cleaning dan penggantian tim baru. Sementara tim lama yang dipekerjakan sebelum deep cleaning itu diganti total dengan tim baru.

“Protokolnya bagus sekali dan tenant ini salah satu yang protokol kesehatannya cukup ketat. Karyawan yang terindikasi tersebut sudah melakukan isolasi. Sedangkan untuk puluhan karyawan lain yang melakukan kontak dengan yang positif itu sudah menjalani swab PCR,” katanya.

Sejauh ini, kata Reza, hanya ada satu yang terindikasi positif.

“Yang positif satu. Kami tunggu hasilnya (swab) yang hari ini. Semoga hasilnya baik,” harapnya.

Untuk saat ini, baik pengelola mall dan pengelola Giant tetap memberlakukan protokol kesehatan ketat. Operasional mall tetap berlangsung dengan protokol kesehatan yang berlaku.

“Untuk mall apakah beroperasi atau tidak kami ikuti instruksi Gugus Tugas. Karena kami yakin Gugus Tugas sudah memformulasikan sistem dimana keamanan pengunjung dan pekerja bisa terjaga dengan baik,” ucapnya.

Pihak pengelola mall sendiri, kata dia, menyediakan hand sanitizer sebanyak 30 unit yang diletakkan di lokasi strategis. Tiap lantai dipantau oleh petugas keamanan yang selalu mengingatkan agar pengunjung tetap jaga jarak dan menggunakan masker.

“Di area publik kami siapkan hand sanitizer tersedia banyak, staf security kami ada di setiap lantai mengingatkan semua konsumen jaga jarak, dan bila ada konsumen sudah jadi SOP mereka agar meminta pengunjung menjaga jaraknya masing-masing,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here