Bawa Jimat Tali Pocong, Begal Motor Keok Ditangan Polisi

781
Inilah pelaku terduga pembegalan yang berhasil ditangkap polisi

Limo | jurnaldepok.id
WS (21), terduga pelaku pencurian sepeda motor harus kandas ditangan anggota Polsek Limo dan anggota Pokdarkamtibmas di Lapangan Bola Pemuda, Kelurahan Limo, Kota Depok. Pelaku WS warga Lebak Banten, sekitar pukul 04.00 WIB berhasil ditangkap.

Namun dua rekannya berhasil kabur setelah mencoba mengacungkan golok ke arah anggota Pokdarkamtibmas dan Mitra Jaguar yang sedang melakukan patroli.

Kapolsek Limo, Kompol Bintang Silaen mengatakan tertangkapnya WS setelah mencoba kabur dari kejaran anggota Pokdar dengan motor Honda Beat yang dikendarai bersama kedua temannya menabrak portal jalan.

“WS berhasil kami amankan karena ngumpet di belakang sofa warung Lapangan Bola Pemuda. Sedangkan kedua temannya berhasil kabur,” ujarnya, kemarin.

Dia mengungkapkan, dari penggeledahan tas selempang merah milik WS petugas berhasil mengamankan tiga buah kunci kontak motor, carger HP, jimat kebal, dan masker.

“Selain itu juga dari tangan pelaku kami amankan satu unit motor Honda Beat warna biru putih, B 5719 TIF. Disita juga dua bilah senjata tajam golok dan dompet kecil berisi kunci letter T dengan enam mata anak kunci untuk mencuri motor, juga sudah diamankan di Polsek,” paparnya.

Melihat dari barang bukti yang didapatkan dari tangan pelaku, diduga pelaku merupakan pemain pencuri motor dengan kekerasan.

“Dari barang bukti senjata tajam dan kunci letter T bersama anak kunci yang biasa digunakan mencuri motor, merupakan seorang pemain spesialis pencuri motor dengan cara kekerasan atau begal,” katanya.

Sementara itu barang bukti berupa jimat tali pocong yang dimiliki pelaku, berdasarkan keterangan pelaku bermanfaat untuk ilmu kebal.

“Pengakuan pelaku jimat digunakam sebagai ilmu kebal saat melakukan aksinya. Jimat itu diberikan dari seseorang kenalan di kampung halamannya daerahnya,” jelasnya.

Pada saat pelaku ditangkap, jimat tali pocong sedang tidak dipakai namun ditaruh dalam tas.

“Sementara pelaku kami kenakan Pasal Undang-Undang Darurat membawa senjata tajam dengan ancaman pidana diatas 10 tahun kurungan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here