Air Kali Krukut Meluap, Puluhan Rumah Terendam Banjir

259
Salah seorang korban banjir saat membersihkan halaman rumahnya

Limo | jurnaldepok.id
Puluhan rumah warga di Rt 01, 02 dan 03 Rw 07, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Senin dini hari terendam air yang meluap dari bidang kali Krukut Cabang Barat (KCB).

Wagimin salah satu warga Rt 01, Kelurahan Geogol, Kecamatan Limo mengatakan, luapan air mulai menggenangi permukiman warga pada sekitar pukul 01.00 WIB dan baru surut pada pukul 2.30 WIB setelah warga berhasil menggeser batang pohon yang menutupi pintu air tanggul Grogol yang ditengarai menjadi penyebab meluapnya air dan menggenangi puluhan rumah warga.

“Air mulai merambah permukiman warga pada sekitar pukul satu malam dan baru surut hampir pukul tiga dini hari, dan kabarnya rumah bapak Suripto warga Rt 01 pagarnya jebol diterjang arus air dan lumpur,” ujar Wagimin.

Dikatakan Wagimin, tak hanya rumah warga yang terendam air, sejumlah fasilitas umum dan sosial juga sempat terendam air dari kali cabang barat yang berada dekat gedung SMP Glora.

“Halaman Masjid dan Sekolah juga terendam, dan luapan air membawa lumpur dan sampah yang kemudian mengotori sebagian besar kawasan wilayah Rw 07,” tukas Wagimin saat sedang membersihkan halaman Masjil Al Barokah depan kediaman Mendiang mantan anggota DPRD Kota Depok H. Ardja Djunaidi.

Terpisah, Lukman Zaelani, salah satu warga Grogol, yang juga menjabat sebagai Lurah di Kantor Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, mengaku cukup direpotkan dengan peristiwa terjangan banjir tanpa hujan di wilayah tempat tinggalnya.

Pasalnya kata dia, tak hanya air yang masuk dalam rumah namun sampah dan lumpur juga ikut masuk hingga kekamar tidur.

“Ini saya lagi ngebersihin sampah dan lumpur di kamar anak anak saya bekas banjir semalam,” celoteh Deden sapaan akrab Lukman Zaelani.

Menanggapi hal ini, Kepala Kantor Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Danudi Amin mengakatan telah mengambil langkah cepat dalam menanggulangi luapan air dipermukiman warga Rw 07.

“Pagi-pagi saya langsung berkoordinasi dengan Satgas Banjir Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengangkat batang kayu yang menutupi pintu tanggul air,” katanya.

Pihaknya juga telah meminta kepada para Ketua RT yang wilayahnya terkena luapan air, agar melaporkan kondisi dampak luapan air diwilayah masing-masing untuk ditindak lanjuti ke OPD terkait di tingkat kota.
“Saya sudah koordinasi dengan para Ketua Rt dan Rw, saya minta agar masing-masing Ketua Rt dapat memberikan laporan riil tentang kondisi dan dampak dari luapan air semalam,” pungkasnya. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here