Progam Aksi UI untuk Negeri Cegah Penyakit Periodontal

83
Bakti sosial penyuluhan kesehatan gigi yang dilakukan secara virtual

Laporan: Rahmat Tarmuji
Di tengah pemulihan paska pandemi Covid-19 ini, Departemen Periodonsia Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) kembali mengadakan ’Progam Aksi UI untuk Negeri’ yang bertempat di SDN 1 Depok.

Program ini merupakan program lanjutan dari bakti sosial yang sebelumnya diselenggarakan pada bulan September 2019 lalu di Depok dan melibatkan pihak Puskesmas Kecamatan Pancoran Mas, serta Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) kota Depok.

Turut hadiri pada acara pengabdian masyarakat ini secara online, drg. Setiawan Witjaksana, Sp.Ort, Ketua PDGI Cabang Kota Depok; drg. Maya A. Y. Lewerissa, Sp.Perio, Ketua IPERI Komda Jaya dan dr. Sih Mahayanti, Kepala UPTD Puskesmas Kecamatan Pancoran Mas).

Kurang lebih total 600 peserta yang terdiri dari guru, orang tua murid, dan murid terlibat dalam acara ini.

Berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini Departemen Periodonsia FKG UI mengangkat tema ”Kaderisasi Guru, Edukasi Orang Tua, dan Penyuluhan Anak Mengenai Bahaya Penyakit Periodontal dan Pencegahannya”.

Drg. Benso Sulijaya, Sp.Perio(K), Ph.D sebagai Ketua Tim kegiatan tahun ini, menuturkan, bahwa berbagai survei dan penelitian masih menunjukan angka penyakit periodontal pada anak di Indonesia masih tinggi.

”Hal ini secara tidak langsung tak lepas dari peran orang tua di rumah maupun guru di sekolah. Anak dengan penyakit periodontal akan berpotensi terjadi gangguan tumbuh kembang dan pembentukan karakter sosial anak,” ujarnya, kemarin.

Dari itu, sambungnya, edukasi pola asuh orang tua dan guru dalam membina kesehatan gusi anak juga menjadi hal yang esensial.

Lbih lanjut ia memaparkan, tim Periodonsia FKG UI, terdiri dari staf dosen dan peserta dokter gigi spesialis, telah menyiapkan video-video edukatif yang digunakan untuk mengkaderisasi guru di sekolah dan orang tua murid untuk dapat mendeteksi dini penyakit gusi pada anak.

”Upaya ini dilakukan dengan harapan bahwa deteksi dini dan pencegahan penyakit periodontal, serta merujuk ke dokter gigi terdekat. Pre-test dan post-test dilakukan secara online untuk mengevaluasi keberhasilan dan efektifitas proses kaderisasi ke guru dan orang tua murid,” paparnya.

Sosial media, kata dia, seperti Youtube dan Instagram, menjadi media bagi anak-anak, guru, serta orang tua murid untuk mengapresiasikan ketertarikan mereka terhadap acara ini.

”Anak-anak mengunggah foto-foto keceriaan mereka saat menyikat gigi. Sedangkan, video acara di unggah ke Youtube untuk dapat menjadi inspirasi dan motivasi kepada sekolah-sekolah yang lain. Kegiatan ini juga berkoordinasi kepada dinas kesehatan dan pendidikan setempat, sehingga program ini dapat berkembang, berkelanjutan, dan bermanfaat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Departemen Periodonsia FKG UI, drg. Robert Lessang, Sp.Perio(K) menekankan bahwa anak adalah generasi penerus bangsa.

”Anak dengan pola kebiasaan yang sehat akan membawa dampak positif hingga anak tersebut dewasa,” tandas Robert.

Memahami pemulihan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) paska pandemi Covid-19 di semua daerah di Indonesia, maka kegiatan aksi UI untuk Negeri kali ini menyesuaikan dengan aplikasi teknologi dan menghindari kerumunan orang banyak.

Hal ini dinilai sangat positif oleh Kepala Sekolah SDN 1 Kota Depok, Buliher Gultom. Menurutnya bentuk video dan edukasi online yang diberikan dapat mudah dicerna dan diterapkan di sekolah ini.

”Kami sangat optimis dengan program kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian dari promosi kesehatan dapat bermanfaat bagi semua pihak. Kegiatan daring seperti ini bisa jadi solusi untuk menjangkau saudara-saudara kita yang tinggal di pelosok agar mendapatkan infomasi dan edukasi mengenai kesehatan gigi dan mulut,” pungkasnya. n

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here