Bawaslu Temukan Dugaan Pelanggaran Joki PPDP

293
Dede S Permana

Beji | jurnaldepok.id
Badan Pengawas Pemilu Kota Depok menemukan adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih atau PPDP.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Depok, Dede Selamet di kantor Bawaslu di Kecamatan Beji menuturkan, hasil pantauan dan pengawasan, pihaknya menemukan kejanggalan selama 10 hari terakhir ini, yang diantaranya adalah jasa ‘joki’.

“Jadi dari pantauan pengawasan kami di lapangan 10 hari terakhir kemarin, kami temukan ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan ketentuan,” ujarnya, kemarin.

Pertama, kata dia, adanya dugaan ‘joki’ di Pancoran Mas, disana PPDP malah memberikan tugas yang mestinya dia kerjakan ke orang lain.

Kejanggalan lain yang ditemukan pihaknya adalah di Kelurahan Mampang dan Pasir Gunung Selatan, dimana setiap rumah hanya ditempelkan satu stiker.

“Satu stiker kan harusnya satu Kartu Keluarga (KK), ini satu rumah. Jadi kalau dalam rumah lebih dari satu KK harusnya dua stiker, tapi mereka hanya tempel satu stiker per rumah,” katanya.

Sementara itu, di Sukmajaya pihaknya malah mendapati ada dua PPDP yang terlibat dalam kegiatan partai politik, hingga netralitasnya dipertanyakan.

“Kemudian ada dua PPDP yang terlibat kegiatan Parpol di Pemilu 2019, itu di Sukmajaya”pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here