Residivis Bacok Remaja Gunakan Pedang

22
Inilah para pelaku kejahatan salah satunya residivis yang berhasil diringkus polisi

Cipayung | jurnaldepok.id
MR (18), seorang residivis diamankan aparat Kepolisian Polsek Pancoran Mas karena melakukan pembacokan di kawasan Cipayung, Kota Depok.

Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Triharjadi, menuturkan, pelaku MR inilah yang menyebabkan kobannya RDF (17) mengalami luka bacok dibagian tangan kiri, hingga urat nadinya nyaris putus.

“Pelaku MR ini yang membacok korban menggunakan sebilah pedang, dan MF (17) yang memukul korban menggunakan stik golf terhadap korbannya seorang remaja RDF. Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, ternyata MR merupakan seorang residivis dengan kasus yang sama, dan sudah pernah menjalani masa tahanan pada tahun 2018 silam,” ujarnya, kemarin.

Setelah mendapatkan asimilasi, MR pun bebas dan kembali berbaur dengan masyarakat.

Pengalaman mendekam dibalik jeruji besi tidak dijadikan pelajaran hidup oleh MR, terbukti dengan ulahnya kali ini yang nekat membacok korbannya menggunakan sebilah pedang yang kini dijadikan barang bukti.

“Pelaku MR ini merupakan residivis perkara yang sama pada tahun 2018, dan yang lainnya baru kali ini tertangkap,”katanya.

Sementara itu polisi memburu rekan-rekan MR yakni BY (16) dan KK (16), pelaku kasus tawuran yang menyebabkan korbannya berinisial RDF (17) mengalami luka bacok pada bagian tangan kiri hingga urat nadinya nyaris putus.

Sejak peristiwa tersebut, keduanya melarikan diri dari kejaran polisi, sementara sembilan rekannya yang lain sudah berhasil diamankan dari sejumlah tempat yang berbeda.

“Dua pelaku ini sedang kami kejar untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Kedua pelaku yang masih buron hanya ikut terlibat dalam kasus tawuran ini, dan bukan pelaku utama. Sementara pelaku utamanya, adalah MR dan MF yang menyabetkan sebilah pedang dan memukul korban menggunakan stik golf hingga terluka parah,” jelasnya.

Para pelaku yang telah diamankan terancam dijerat Pasal 170 KUHP jo Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman kurungan penjara diatas lima tahun.

“Pelaku kami sangkakan Pasal 170 KUHP dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan korbannya luka berat,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here