Sah! Sudah Ditetapkan DPP, Idris-IBH Tunggu Deklarasi

945
Mohammad Idris-Imam Budi Hartono

Margonda | jurnaldepok.id
Teka-teki pendamping bakal calon wali kota Depok, Mohammad Idris pada pilkada 9 Desember 2020 mendatang terjawab sudah. Hal itu terungkap pada saat wawancara Jurnal Depok dengan Bendahara Umum DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mahfudz Abdurrahman.

“Ya sudah, namun belum deklarasi. Kalau itu nantinya berkaitan dengan surat (SK,red). Nanti akan kami cek SK nya sudah turun kesana (Depok,red) atau belum,” ujar Mahfudz kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia menambahkan, bahwa SK DPP PKS akan diberikan kepada seluruh bakal calon se Indonesia paling lama 20 Agustus.

“Pendaftaran kan di awal September, jadi kami targetkan pada 20 Agustus seluruh SK bakal calon ini sudah keluar semua,” paparnya.

Mahfudz yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi VI DPR RI memastikan seluruh bakal calon yang akan bertarung pada pilkada nanti sudah siap.

Dikatakannya, PKS dalam mengusung bakal calon dipastikan orang yang terbaik secara moral, visi misi nya bagus dan elektabilitasnya paling tinggi.

“Enggak mungkin PKS memilih orang yang elektabilitasnya rendah,” jelasnya.

Namun begitu, kata dia, SK DPP bukanlah seperti ayat Al Quran yang sudah pasti kebenarannya dan tidak bisa diubah.

“Kalau ayat Al Quran itu kan enggak berubah, UUD 1945 aja masih bisa berubah atau diamandemen. Pada titik ini (SK,red) yang tahu ya Allah berubah atau enggak,” katanya.

Namun, sambungnya, kalau landasannya pilkada itu harus menang, maka harus mengikuti indikator-indikator seperti elektabilitas.

“Rasionalisasinya kan elektabilitas. Dari PKS yang tertinggi elektabilitasnya kan IBH,” ungkapnya.

Ia mengakui, jika bakal calon wali kota Depok bukan dari PKS namun dari eksternal partai yang merupakan masyarakat biasa.

“Bisa ulama, bisa juga birokrat. Laga-laganya sudah seperti itu (Idris-IBH,red). Urusan injurytime bisa berubah, itu bukan urusan manusia tapi kehendak Allah,” terangnya.

Pernyataan Mahfudz itu seiring dengan steatmen Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono (IBH) beberapa hari lalu.

Diamana Idris mengaku telah mendapatkan rekomendasi dari DPP PKS untuk maju di Pilkada Depok. Begitu juga dengan IBH yang menyatakan bahwa SK DPP 99 persen sudah selesai dan akan diberikan kepada dirinya dan Mohammad Idris.

Mohammad Idris diusung oleh Kolaisi Tertata yakni gabungan Partai Demokrat, PAN dan PPP. Sementara IBH diusung oleh PKS. Saat ini baik Tertata maupun PKS sudah sepakat untuk berkoalisi menjadi Tertata Adil Sejahtera (TAS). n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here