Operasi Patuh Jaya Jaring Ratusan Pelanggar Termasuk PNS

84
Anggota polisi saat melakukan tilang kepada pelanggar Operasi Patuh Jaya

Margonda | jurnaldepok.id
Memasuki hari ke lima Operasi Patuh Jaya sebanyak 586 pengendara melakukan pelanggaran di jalan raya yang terdiri dari 147 pengendara yang ditilang dan 407 pengendara ditegur termasuk belasan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kasat Lantas Polres Metro Depok, Kompol Erwin Aras Genda, kepada wartawan mengatakan pelanggar adalah pengendara sepeda motor, mobil dan kendaraan khusus.

“Untuk pelanggaran yang dilakuan pengendara sepeda motor antara lain melawan arus sebanyak 59 pelanggar, tidak menggunakan helm SNI sebanyak 24 pelanggar dan pelanggaran lainnya sebanyak 19 kasus. Total ada 99 pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara roda dua,” ujarnya, kemarin.

Mereka, kata dia, banyak melawan arus di jalan raya. Terutama di Jalan Nusantara, samping Tol Cisalak, Jalan Raya Bogor.

“Sedangkan untuk pengendara mobil, jenis pelanggaran yang dilakukan adalah menggunakan ponsel saat berkendara dengan jumlah 12 kasus. Kemudian yang tidak menggunakan safetybelt sebanyak 9 kasus dan lainnya 59 pelanggar, total ada 80 pelanggar untuk roda empat,” paparnya.

Atas sejumlah pelanggaran tersebut, pihaknya menyita ratusan barang bukti yaitu berupa SIM sebanyak 106 buah dan STNK sebanyak 73 buah. Ratusan pelanggaran yang terjadi pada hari kelima Operasi Patuh Jaya 2020 didominasi oleh sepeda motor sebanyak 87 kasus.

Kemudian mobil berpenumpang sebanyak 61 pelanggaran, mobil bus sebanyak 28 pelanggaran dan mobil barang tiga pelanggar.

“Sedangkan dari jenis profesi yang melanggar antara lain karyawan swasta sebanyak 83 orang, pelajar/mahasiswa sebanyak 52 orang, pengemudi sebanyak 13 orang dan PNS sebanyak lima orang. Mereka kebanyakan melanggar di sekitar kawasan perbelanjaan sebanyak 85 pelanggaran,” jelasnya.

Kemudian, sambungnya, di kawasan perkantoran sebanyak 49 pelanggaran dan kawasan industri sebanyak 45 pelanggaran.

“Kami imbau kepada pengendara agar mematuhi aturan berlalulintas sehingga bisa saling berkendara dengan aman dan selamat,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here