Demi Biaya Sekolah Anak, Tukang Ojek Nekat Curi Tabung Gas

34
ilustrasi

Sukmajaya | jurnaldepok.id
EK, seorang pengemudi ojek pangkalan diamankan warga diduga karena mencuri tabung gas di salah satu warung di Jalan Waru Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Sukmajaya. Aksinya kepergok, hingga akhirnya babak belur dihajar massa.

Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya, Iptu Sutiyasno mengatakan EK terduga pelaku ditangkap oleh pemilik warung gas tersebut.

“Pada awalnya pelapor jualan gas di warung dan pada saat di dalam warung ada orang yang masuk kedalam. Namun pemilik warung tidak melihat saat pelaku mengambil tabung gas, kemudian korban mengecek jumlah ternyata ada kekurangan dua tabung,” ujarnya, kemarin.

Kemudian Senin (27/7) Juli 2020, ada orang yang akan menjual tabung gas ukuran 3 kg.

“Ternyata orang yang menjual tabung gas tersebut adalah yang mengambil tabung gas pada hari Kamis (23/7) di warung miliknya, selanjutnya orang tersebut diamankan. Selain menangkap pelaku kami juga menyita dua tabung gas ukuran 3 Kg. Pelaku sudah diamankan di Polsek bersama barang bukti dua tabung gas ukuran 3 Kg. Pelaku diancam Pasal 362 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara,” katanya.

Sementara itu terduga pelaku EK mengatakan mengambil tabung gas 3 kg karena tarikan penumpang sepi.

“Tarikan penumpang di pangkalan sepi akibat Covid-19, pemasukan uang kami jadi berkurang. Ditambah lagi butuh uang buat bayar masuk sekolah anak sehingga terpaksa mencuri,” ungkapnya.

Dirinya mengaku butuh uang Rp700 ribu untuk bayar masuk sekolah SD.

“Sekarang istri bersama kedua anak usia tujuh tahun dan satu lagi tiga tahun, tinggal di orang tua di daerah Bekasi. Karena sering ditanya soal uang sekolah anak, jadi pusing sehingga ambil jalan pintas mencuri,” akunya.

Aksi mencuri tabung gas dilakukan EK ini sudah dua kali. Sebelumnya ia mencuri satu tabung gas ukuran 12 Kg dijual Rp 400 ribu. Dimana, Rp 100 ribu digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sedangkan sisa Rp 300 ribu untuk bayar masuk sekolah anak.

Setelah ditangkap, EK mengaku khilaf dan bersalah terhadap keluarga.

“Jika keluarga tahu saya ditahan pasti akan sedih sekali. Apa yang saya perbuat semata-mata lagi butuh uang, karena penumpang lagi sepi,”katanya.

Sementara itu Vita, pemilik warung menegaskan kalau pelaku sudah dua kali mencuri tabung gas di warungnya.

“Sudah dua kali dia curi tabung saya, aksinya terekam CCTV warung,”katanya.

Sehingga pelaku dikenali, dimana saat pelaku menjual tabung ke warungnya dirinya langsung menangkapnya bersama warga lainnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here