Puluhan Titik Longsor di Raya Krukut Belum Tersentuh Perbaikan

22
Salah satu titik longsor di Jalan Raya Krukut yang belum diperbaiki

Limo | jurnaldepok.id
Meski dinilai sangat mengganggu kenyamanan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan, namun puluhan titik longsor disepajang ruas jalan raya Grogol dan Krukut hingga kini belum juga diperbaiki, bahkan dikhawatirkan terkena penundaan perbaikan (Refocusing) lantaran anggaran perbaikan terpakai untuk penanggulangan wabah Corona.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Sekretaris Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Ramdani mengaku belum mendapat kepastian dari bidang SDA Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok prihal jadi atau ditundanya perbaikan turap yang ambrol pada peristiwa hujan deras malam tahun baru 2020 silam.

“Di wilayah Kelurahan Grogol, kami mencatat sedikitnya ada 6 titik longsor tebing kali cabang barat (KCB) yang seharusnya dapat segera dibangun turap lantaran posisi longsor berada dibibir ruas jalan, tapi kami belum dapat kabar dari SDA Dinas PUPR apakah 6 titik longsor di sisi ruas jalan raya Grogol itu akan diperbaiki tahun ini atau ditunda,” ujar Ramdani kepada Jurnal Depok.
Hal senada diungkapkan oleh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Husin Tohir.

“Mengingat urgenci nya, seharusnya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tidak menunda perbaikan bidang longsor dipinggir ruas jalan raya ini, tapi kami belum tahu kepastiannya,” tutur Husin.

Dikatakan Husin, diwilayah Krukut, titik longsor akibat hujan deras awal tahun 2020 mencapai lebih dari 7 titik, dan dia berharap pada tahun ini semua titik longsor dapat diperbaiki agar areal longsor tidak meluas.

“Kalau bisa diperbaiki semua sekaligus, tapi kalau memang harus bertahap, ya nanti akan dipilih titik longsor yang paling parah dan rentan memicu bahaya bagi pengguna jalan,” tegas Husin.

Dia menambahkan, titik longsor tebing kali cabang barat (KCB) diwilayah Krukut, memang sudah ada sebelum peristiwa hujan deras awal bulan Januari silam yang belum tersentuh perbaikan.

“Sebelum tahun 2020 memang ada titik longsor lama yang belum diperbaiki, makanya kalau dihitung di kiri dan kanan kali, mungkin lebih dari delapan titik longsor yang urgen untuk diperbaiki,” tutup Husin. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here