Gunakan Tinta Tetes, KPU Siapkan 4.015 TPS untuk Pilkada Depok

155
Jayadin

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok telah menyiapkan 4.015 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 11 kecamatan se Kota Depok.

“Jumlah TPS tersebut tentunya berkurang dari pelaksanaan pileg kemarin. Pada pileg lalu jumlah maksimal per TPS yakni 300 pemilih. Saat pilkada nanti jumlah maksimal pemilih per TPS 500 pemilih,” ujar Jayadin, Komisioner KPU Depok Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Rabu (22/7).

Namun begitu, sambungnya, jumlah kapasitas per TPS dalam Pilkada Depok 9 Desember mendatang lebih sedikit jika dibandingkan dengan kapasitas pemilih per TPS pada pelaksanaan Pilgub Jabar 2018 lalu yang mencapai 800 pemilih.

“Karena ini masih dalam suasana pandemi Covid 19, seminimal mungkin kami hindari adanya kerumunan di TPS. Jadi, saat pilkada nanti jumlah pemilih per TPS dibatasi maksimal 500 pemilih,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, teknis di lapangan di hari pencoblosan pun tetap menggunakan protocol kesehatan. Dimana, KPU telah melakukan kajian dan rapat teknis terkait hari pencoblosan.

“Tentu (menggunakan protocol kesehatan, red). Kami akan siapkan cairan disinfektan, penggunaan masker, sarung tangan pemilih, paku kami bersihkan secara berkala dan rencananya thermo gun. Selain itu kami juga akan menggunakan tinta tetes bukan celup lagi,” ungkapnya

Dari data yang diperoleh Jurnal Depok, Kecamatan Sukmajaya menjadi salah satu kecamatan yang TPS nya paling banyak yakni 535 TPS, disusul Kecamatan Tapos 529 TPS, Kecamatan Cimanggis 503 TPS, Kecamatan Pancoran Mas 500 TPS, Kecamatan Beji 333 TPS, Kecamatan Cipayung 325 TPS, Kecamatan Cilodong 320 TPS, Kecamatan Sawangan 318 TPS, Kecamatan Bojongsari 243 TPS, Kecamatan Cinere 208 TPS dan Kecamatan Limo 201. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here