Tawuran di Kawasan Pacuan Kuda, Siswa SMK Kena Bacok

80
Inilah barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas dari pelaku tawuran

Limo | jurnaldepok.id
DP (19) seorang siswa salah satu SMK swasta di Kota Depok kena bacokan diduga oleh sekelompok siswa lainnya saat kejadian tawuran di kawasan Pacuan Kuda Arthayasa, Limo, Senin (20/7) malam.

Kapolsek Limo, Komisaris Polisi Bintang Silaen mengatakan kejadian bermula ketika korban mendapat telepon dari temannya berinsial FR untuk janjian tawuran di sekitar Jalan Arthayasa, Kecamatan Limo.

“Korban datang bersama sekitar 10 orang rekan sebayanya menggunakan motor saling berboncengan,” ujarnya, kemarin.

Setibanya di lokasi yang telah disepakati, kata dia, korban dan teman-temannya langsung diserang oleh pelajar dari sekolah lain.

“Warga yang melihat kejadian tawuran tersebut langsung membubarkan para pelajar ini, namun korban keburu kena bacok,” katanya.

Akibatnya, korban mengalami luka pada bagian kepala kiri sepanjang sekitar 10 cm, luka sabetan kaki sebelah kanan sekira 18 cm, dan luka sabetan di mata kaki sebelah kanan sekitar 5 cm.

“Saat ini korban sudah sadarkan diri, namun masih dalam perawatan di rumah sakit. Guna penyelidikan lebih lanjut, kasusnya ditangani Polsek Limo,” terangnya.

Sementara itu dua siswa yang mengaku alumni salah satu SMP swasta di Kota Depok diamankan Satgas Anti Tawuran Pelajar di kawasan Limo karena kedapatan membawa senjata tajam jenis clurit pada, Senin (20/7) malam.

Salah satu Satgas Anti Tawuran, Gayuh Restu mengatakan saat informasi ada kejadian tawuran siswa pihaknya langsung ke lokasi kejadian. Namun sampai di lokasi sudah tidak ada siswa tersebut, namun saat melintasi di jalan Limo melihat ada pelajar yang berjalan.

“Pelajar tersebut kami hentikan dan diperiksa, ternyata ditemukan senjata tajam berupa clurit,” ujarnya, kemarin.

Dua siswa tersebut mengaku sebagai alumni salah satu alumni SMP swasta. Untuk penyelidikan lebih lanjut dua siswa tersebut dibawa ke Polsek Limo.

Terpisah anggota Pokdarkamtibmas Bhayangkara Kelurahan Sawangan Lama, Minyok, mengatakan dirinya bersama warga sekitar pukul 22.00 WIB berhasil mengamankan sejumlah pelajar yang tawuran dan menyita sejumlah senjata tajam.

“Para pelaku ini bergerombol mengendarai motor, terlihat sambil menyelipkan sesuatu seperti senjata tajam. Setelah dicoba hentikan masyarakat didapatkan dua orang pelajar dengan menggunakan celana SMA dan barang bukti sebilah celurit ukuran besar,” tandasnya.

Diketahui kedua pelajar yang diamankan merupakan pelajar di salah satu SMK swasta di daerah Beji. Pengakuannya, pelaku masih berusia 16 tahun ini janjian tawuran dengan pelajar SMK lain di daerah Limo melalui pesan media sosial. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here