Namanya Tak Diajukan ke DPP Gerindra, Rudi Samin Sebut Ada Kecurangan

1144
Rudi Samin

Margonda | jurnaldepok.id
Bakal calon wali kota Depok yang mendaftarkan diri ke Partai Gerindra, HM Rudi Samin berontak atas pernyataan Sekretaris DPC Partai Gerindra, Hamzah yang menyebut bahwa hanya tinggal satu nama di DPP Gerindra yakni Pradi Supriatna.

“Tes di DPD itu saya berdua dengan Pradi, namun ada manuver dari DPD agar dikirim nama hanya satu. Namun hal itu diketahui, sehingga Pak Hasyim melalui Pak Julius memerintahkan agar nama Rudi Samin dikirim ke DPP,” ujar Rudi kepada Jurnal Depok, Senin (20/7).

Ia menduga, ada konspirasi yang dilakukan pengurus DPC dan DPD terhadap dirinya.

“Nama saya sudah ada dan dikirim juga ke DPP, ada permainan curang yang dilakukan. Tapi di luar itu saya mengetahui. Makanya saat itu Pak Julius langsung ke DPD, Pak Julius itu sekretaris pribadinya Pak Hasyim, agar nama saya tetap dikirim ke DPP,” paparnya.

Rudi mengklaim, bahwa hasil poling yang dilakukan oleh Partai Gerindra namanya teratas dan Pradi ada di bawahnya.

“Dia (Hamzah,red) politisi baru kemarin sore, mainnya hanya di lokalan Depok saja dan bicaranya tidak bisa dijaga. In Sya Allah saya berpeluang dapat rekom,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa Partai Gerindra tidak mungkin mengeluarkan rekoemendasi dalam waktu dekat ini karena akan melakukan survei terhadap beberapa pasangan calon.

“Masalahnya DPP saja belum melakukan tes kok, jadi enggak mungkin dikeluarkan dalam waktu dekat ini. Kalupun dikeluarkan atas nama Pradi, masih ada celah hukum di Mahkamah Partai atas dugaan melanggar ADART,” katanya.

Tak hanya itu, Rudi juga mengkalim bahwa dirinya merupakan kader Partai Gerindra dan sejak 2008 sudah bergabung dengan Gerindra.

“Saya di 2008 sudah di Gerindra dengan Nomor KTA 000019, ya punya lah (KTA,red) dan diakui sebagai kader,” tegasnya.

Sebelumnya Sekretaris DPC Partai Gerinda Kota Depok, Hamzah menyatakan bahwa tidak mungkin ada calon lain selain Pradi. Dirinya juga menegaskan bahwa adanya fiksi-fiksi yang saat ini terjadi bukan berasal dari pengurus Partai Gerindra.

“Masa orang enggak tahu rumah tangga orang, tapi dia ngomingin rumah tangga orang, mana dia tahu. DPD sudah pleno dan memutuskan Pradi-Afifah, nantinya DPD akan menyerahkan kepada DPP. DPD sudah mengkonfirmasi baik dengan saya maupun dengan Pak Pradi, sudah diketuk palu Pradi-Afifah, selesai sudah,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Rekom dari DPD sudah diserahkan ke DPP dan telah ditandatangani oleh Sekjen Gerindra.

Ia juga meyakinkan bahwa kader Partai Gerindra solid untuk mendukung pasangan Pradi-Afifah. Dari itu, pihaknya mengumpulkan semua pengurus Partai Gerindra dari mulai tingkat ranting hingga DPC.

“Kami solid dan enggak ada nama lain selain Pradi-Afifah. Pendukung Pak Pradi enggak perlu khawatir ini sudah fix, karena DPD juga sudah konfirmasi baik ke Pak Pradi maupun ke saya, sudah selesai pleno nya,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here