Direktorat Kemahasiswaan Universitas Indonesia Bagikan 1.100 Paket Sembako

52
Direktorat Kemahasiswaan Universitas Indonesia saat membagikan paket sembako

Beji | jurnaldepok.id
Direktorat Kemahasiswaan Universitas Indonesia (Ditmawa UI) bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di UI dan Komunitas Depok24Jam kembali melaksanakan Aksi Bakti Negeri Tahap 2. Pada aksi ini diserahkan paket bantuan sembako kepada warga di sekitar UI yang terdampak pandemi Covid-19.

Direktur Kemahasiswaan UI, Devie Rahmawati kepada wartawan mengatakan total sembako yang dibagikan semenjak bulan Mei 2020 sebanyak 1.100 paket.

Paket sembako diteruskan oleh Tim Ditmawa UI dan Komunitas Depok24Jam kepada warga Desa Raga Jaya Bojonggede, Kampung Parakan Jati, Bedahan Sawangan dan Kampung Lio di Depok.

Paket tersebut berisi kebutuhan pokok berupa beras 5 kg, gula, minyak goreng 2 liter, tepung terigu, ikan dalam kemasan kaleng, kopi, garam, dan mie instan.

“Proses penyaluran paket bantuan yang kami lakukan pada awal Juli 2020 ini melibatkan mahasiswa UI yang tergabung dalam Paguyuban Papua dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM): Suara Mahasiswa (SUMA), Geradasi Warna, basket, Mada Bahana, hockey, serta UKM Liga Tari,” ujarnya, kemarin.

Lebih lanjut Devie mengatakan, bahwa Aksi Bakti Negeri tidak hanya berupa pembagian sembako, namun selalu disertai dengan aksi sosial berupa edukasi program adaptasi kebiasaan baru.

“Mahasiswa yang turun memberikan edukasi tentang protokol kesehatan di masa adaptasi kebiasaan baru seperti pembekalan cara mencuci tangan yang baik dan benar; PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat); pentingnya menggunakan masker; implementasi physical distancing, serta dialog interaktif untuk mendengar beberapa keluhan dan harapan yang dimiliki masyarakat daerah setempat yang terdampak oleh pandemi tersebut,” paparnya.

Profil para penerima diantaranya ialah warga Depok yang berprofesi sebagai pemulung, petugas kebersihan (cleaning service) gedung dan jalanan, petugas keamanan (satpam), ojek online, komunitas anak punk, Laskar Berani Hijrah, ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) dan juga anak-anak yatim, janda dan orang-orang tua yang tidak mampu secara ekonomi.

Hani, dari UKM Suara Mahasiswa (SUMA) merasa senang bisa mendapat kesempatan berbagi dengan masyarakat di Depok, yang selama ini belum tersentuh bantuan sosial di saat pandemi.

“Kami sadar, sebagai mahasiswa UI sudah seyogyanya kami juga hadir bersama-sama masyarakat, untuk memberikan dukungan bantuan dan juga moral, agar masyarakat tidak merasa sendirian menghadapi bencana wabah ini,”katanya.

Dari Geradasi Warna senang sekali bisa merasakan turun ke jalan untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat, yang dalam kondisi tanpa pandemi sekalipun sudah termarjinalkan.

“Kami sebagai UKM, sangat ingin untuk terus membantu pemerintah mendampingi masyarakat dengan kapasitas kami melalui sosialisasi protokol dan juga menjadi “sahabat”, yang menjadi pendengar “kepenatan” warga,” kata Mayke Ruth Loyali, perwakilan UKM. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here