Diduga Terlilit Hutang, Pensiunan Gantung Diri di Kuburan

122
ilustrasi

Cimanggis | jurnaldepok.id
NN (56), seorang pensiuanan karyawan swasta, Kamis (16/7) ditemukan tewas tergantung di Pohon Kamboja area pemakaman Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis. Penemuan korban NN yang juga pensiunan swasta pertama kali dilihat saksi mata, Mamah (57).

Mamah mengatakan, saat itu dirinya bangun tidur dan membuka jendela kamar belakang rumahnya yang melihat ada orang tergantung di Pohon Kamboja TPU Kober.

“Saat buka jendela kamar tak sengaja kami lihat ada yang tergantung,” ujarnya, kemarin.

Melihat ada orang gantung diri di Pohon Kamboja, kemudian ia membangunkan suaminya dan menceritakan yang dilihatnya.

Mendengar cerita tersebut saksi langsung melihat dan melaporkan ke pengurus RT serta RW setempat yang kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polsek Cimanggis.

Kapolsek Cimanggis, Kompol Effendy membenarkan bahwa ada penemuan warga gantung diri di Pohon Kamboja di lahan TPU Kober dari informasi warga sekitar.

“Mendapatkan informasi kami langsung ke lokasi dan melakukan evakuasi terhadap warga yang bernama NN, pensiunan swasta,” ungkapnya.

Keterangan keluarga korban, tambah dia, NN yang sudah ditinggal istri dua tahun lalu meninggal dunia karena terlilit hutang piutang.

“Diduga tidak sanggup membayar cicilan hutang piutang hingga akhirnya gantung diri dengan seikat tali rafia di batang Pohon Kamboja,” jelasnya.

Korban yang rajin membangunkan warga untuk sholat subuh di musola, diduga sebelum gantung diri sudah menyiapkan sejumlah perlengkapan seperti gallon bekas cat sebagai alat pemanjat yang ditemukan di dekat lokasi kejadian.

“Pengakuan keluarga korban, korban punya permasalahan utang piutang,”katanya.

Terkait peristiwa tersebut, lanjut Effendy, pihak kepolisian dan keluarga sepakat jika korban tak dilakukan autopsi dan diurus pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Keluarga meminta korban tidak perlu diautopsi karena korban adalah murni gantung diri. Hasil kesepakatan keluarga korban tidak divisum karena murni gantung diri dan dimakamkan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here