Pertahankan Sepeda Motornya, Pesapon Duel Lawan Begal

42
Jaya saat menjalani perawatan di rumah sakit

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Jaya Mustopa (41), seorang petugas Kebersihan Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DLHK) Kota Depok terkena bacokan saat melawan dengan komplotan begal. Kejadian tersebut terjadi di Jalan Raya Boulevard GDC Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Selasa (14/7) dinihari.

Jaya terkena luka bacok karena berusaha mempertahankan motornya dari pelaku begal. Namun karena keberaniannya, pelaku yang sempat melukai korban dengan senjata tajam, kabur dengan tangan kosong.

Jaya merupakan warga Cijunjung, Kabupaten Bogor, yang sehari-hari bekerja sebagai petugas kebersihan pasar.

Salah satu warga Jhon, kepada wartawan mengatakan, berdasarkan pengakuan korban saat itu korban mengendarai sepeda motor melintas di Jalan Boulevard GDC.

“Namun saat sesampainya di sekitar depan Ruko Verbena, korban secara tiba-tiba dipepet oleh pengendara bermotor diperkirakan menggunakan dua motor dengan tiga pelaku. Pelaku mencoba memepet motor korban di lokasi sepi, namun korban melawan dan sempat berduel hingga terkena sabetan senjata tajam di lengan dan kepala,” ujar Jhon, Selasa (14/7).

Korban, kata dia, melawan sambil berteriak minta tolong dan didengar oleh warga yang sedang ronda yang langsung berdatangan. Melihat situasi yang tidak memungkinkan, komplotan begal tersebut langsung melarikan diri dan tidak berhasil merampas motor Honda Beat milik korban.

“Korban yang bekerja sebagai petugas kebersihan pasar, kemudian ditolong dan setelah mendapatkan perawatan di IGD RS Harapan Depok, korban diperbolehkan pulang,” ujar saksi lainnya Gayuh.

Sementara itu korban, Jaya menambahkan, kejadian saat dirinya hendak berangkat tugas ke Pasar Depok Lama di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Pancoran Mas. Tiba-tiba dirinya diaadang para pengendara bermotor.

“Saya dipepet tiga motor yang masing-masing ditumpangi dua orang. Ke enam pelaku begal itu berusaha merampas motor saya,” ungkapnya.

Merasa dirinya dibegal, lalu ia melakukan perlawanan. Namun salah satu pelaku menyerang dari belakang dengan menggunakan senjata tajam hingga kepala dan beberapa tubuhnya terluka.

“Pelaku langsung menghadang motor saya di jalan, saya pikir mau tanya alamat namun langsung mau merampas motor. Tapi saya lawan, ” katanya.

Meski sekujur tubuh penuh luka bacokan celurit, Jaya masih bisa bangkit memegang dan mempertahankan motor Honda Beat Hitam F 5008 FF yang akan dibawa kabur pelaku.

“Kebetulan saya punya pegangan ilmu bela diri, spontan megang handle motor yang ingin dibawa sama pelaku, walau badan berdarah-darah, sambil berteriak minta tolong. Akhirnya warga berdatangan sehingga pelaku kabur ke arah Citayam dengan tangan kosong,” ungkapnya.

Petugas kebersihan DLHK Kota Depok ini mengaku akibat luka bacokan di sekujur tubuh harus mendapatkan 35 jahitan.

“Luka bacokan akibat celurit pelaku ada di kepala, punggung, lengan serta telapak tangan kiri hingga jari manis ikut kena bacokan juga,” jelasnya.

Kejadian begal itu, menurut bapak tiga orang anak ini baru pertama kali terjadi. Lantaran setiap hari baik berangkat maupun pulang melintasi Jalan Raya Boulevard Perumahan GDC tidak pernah terjadi apa-apa.

“Ini baru pertama kali terjadi, sebelumnya aman-aman saja. Jalur yang biasa sehari-hari dilewati ketempat kerja memang sepi dan gelap pada malam hari,” paparnya.

Jaya berharap, aparat kepolisian bisa segera menangkap para pelaku.

“Belum lapor ke polisi, masih menunggu perintah dari atasan seperti apa. Atasan sudah mengetahui apa yang terjadi dan segala biaya berobat di rumah sakit juga akan ditanggung,” tambahnya.

Terpisah Kapolsek Sukmajaya, AKP Ibrahim Joao Sadjab mengatakan terkait kasus pembegalan motor ini belum ada laporan.

“Sudah kami cek ke anggota piket semalam ke lokasi,”katanya.

Namun pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap korban. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here