Bocah Dicabuli Bapaknya, Komisi Perlindungan Anak Turun ke Depok

1262
Ketua Komisi Perlindungan anak saat mengadvokasi bocah yang dicabuli bapakannya

Margonda | jurnaldepok.id
Tindak kejahatan kriminal terhadap anak selama masa Pandemic Covid 19 dikatakan meningkat, salah satunya di Kota Depok.

Demikian dikatakan Ketua Komisi Perindungan Anak, Aris Merdeka Sirait saat menemui anak korban dugaaan asusila yang dilakukan oleh ayah kandungnya.

Dia mengatakan, ada sekitar 52 persen kejahatan anak-anak selama pandemi Covid 19, mulai dari kejahatan penculikan, asusila termasuk yang dilakukan oleh Warga Negara Asing dengan korban ratusan anak-anak.

Aris mengaku sangat miris kasus itu menimpa anak-anak di Depok. Di mana Depok yang ramah anak masih saja anak-anak menjadi korban kekerasan kriminalitas.

“Kami datang ke Depok untuk mendengarkan dan mengadvokasi seorang anak yang informasinya digagahi oleh ayah kandungnya,” ujaranya, Selasa (14/7).

Anak tersebut, kata dia, dikabarkan mendapatkan perlakuan yang tidak baik oleh ayahnya dan kasusnya sudah dilaporkan ke pihak berwajib.

Namun laporan tersebut belum ditindaklanjuti oleh pihak berwajib, padahal kasus ini sudah terjadi pada tahun 2019 dan anehnya pelaku masih berkeliaran di sekitar wilayah Cikaret, Cibinong.

Dikatakan Aris, seharusnya jika kasus ini sudah lengkap maka pelaku bisa ditangkap dan diduga pelaku sempat ditahan dengan kasus yang sama.

Di lokasi sama AN, orang tua korban mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Oktober 2019 lalu dan sudah dilaporkan ke pihak berwajib.

“Namun pelaku belum ditangkap oleh pihak yang berwajib,” ungkapnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here