Jalanan jadi Kotor, Galian Tanah di Jalan Makam Kopo Disoal

88
Terlihat beberapa truk saat hendak mengangkut tanah

Limo | jurnaldepok.id
Koordinator Forum Komunikasi – Asosiasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (FKA – LPM), Kecamatan Limo, Risani Pattisahusiwa meminta kepada Satpol PP Kota Kecamatan Limo, dan Satpol PP Kota Depok untuk meninjau kegiatan galian tanah di Jalan Makam Kopo Rt 05/03, Kelurahan Limo.

Pasalnya, kata dia, aktivitas galian dan pengangkutan tanah didekat makam Kopo membuat jalan menjadi kumuh dan dapat mempercepat kerusakan bidang jalan lingkungan yang dilintasi ratusan mobil truk.

“Terlepas dari aktivitas itu ada izin atau tidak, tapi tetap saja dampak dari kegiatan galian dan pengangkutan tanah dari lokasi itu menimbulkan dampak kerusakan jalan,” ujar Risani kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dikatakan Risani, sampai saat ini, dirinya belum pernah bertemu dengan kontraktor pelaksana proyek galian tanah dikawasan pemakaman itu, sehingga dia tidak mengetahui apakah aktivitas itu ada izin nya atau tidak.

Sementara, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Limo mengatakan, kegiatan galian dan pengangkutan tanah urugan dilokasi itu sudah berkoordinasi dengan semua pihak, terutama Ketua lingkungan setempat.

“Katanya sih sudah ada izin dari lingkungan dan Tramtibum Kelurahan,” kata Hamid.

Disisi lain, anggota Trantibum Kecamatan Limo, Marsan mengaku tidak mendalami aktivitas galian dan pengangkutan tanah dari seputar areal pemakaman Kopo.

“Coba silahkan ditanyakan ke kelurahan, karena waktu itu pak Hamim anggota Trantibum kelurahan yang masuk kesana,” tukas Marsan.

Pantauan Jurnal Depok disekitar lokasi mendapatkan puluhan mobil truk sedang mengantri untuk mengambil tanah dari lokasi, sedangkan jalur yang dilintasi mobil pengangkut tanah meliputi jalan raya Pendowo dan Jalan Raya Grogol. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here