Diajak Koalisi Golkar Malah ke Tertata, Peluang Kursi Wakil Sudah Tertutup

360
Hendrik Tangke Allo

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo turut mengamati manuver beberapa partai politik jelang pilkada Depok pada, 9 Desember 2020. Salah satu yang ia amati yakni manuver yang dilakukan oleh Partai Golkar.

Ketika ditanya apakah PDIP-Gerindra masih membuka pintu untuk partai Golkar bergabung ke dalam koalisi, ini jawaban Hendrik.

“Oh iya dong, kan waktu itu Gerindra dan PDIP sudah datang ke Golkar dan meminta mereka untuk bergabung dengan kami,” ujar Hendrik kepada Jurnal Depok, Selasa (7/7).

Namun, pria yang akrab disapa HTA itu mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima kata iya atau tidak dari Golkar.

“Sampai saat ini belum ada keputusan, malah sekarang sudah bergabung ke Tertata. Artinya pilihan Golkar lebih ke koalisi lain,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatkan, sampai saat ini bakal calon wali/wakil wali kota yang diusung PDIP-Gerindra sudah fix yakni Pradi-Afifah.

Dengan kata lain, jika Golkar akan bergabung dengan koalisi PDIP-Gerindra maka tidak akan mendapatkan posisi wali atau wakil wali kota.

“Kalau pasangan sudah fix Pradi-Afifah. Iya (sudah tertutup untuk posisi wali-wakil,red), DPP sudah memutuskan Pradi-Afifah,” katanya.

HTA juga mengucapkan selamat untuk pasangan Idris-Frabi jika nanti mereka berdua jadi diusung.

“Kita boleh berbeda pilihan, tapi kita tetap bersahabat untuk Depok yang lebih baik,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok, Farabi Arafiq usai menerima ajakan koalisi PDIP-Gerindra beberapa waktu lalu mengatakan, bahwa dirinya merupakan petugas partai yang akan slalu siap dengan perintah partai.

“Semua kemungkinan tetep kami jajaki. Kami tidak boleh terlalu ambisius. Namun terus terang Golkar sampai saat ini masih menargetkan ikut kontestasi pilkada. Untuk itulah Golkar masih tetap melakukan loby-loby,” tanggapnya.

Ketika ditanya apakah Golkar akan berpaling dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang lebih dahulu intens mengajak koalisi, ini jawaban Farabi.
“Golkar terbuka pada semua partai. Tentu dengan kedatangan dua partai besar dengan membawa seluruh anggota fraksi nya yang dipimpin langsung ketua dan sekretaris nya untuk mengajak koalisi, Golkar menanggapi secara serius bahwa itu merupakan hal yang positif bagi kami di Golkar,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here