Korban PHK Rampok Sopir Taksi Online di Wilayah Cinere

85
Inilah pelaku perampokkan yang berhasil diringkus polisi

Cinere | jurnaldepok.id
SA, seorang korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) salah satu perusahaan swasta melakukan perampokan terhadap sopir taksi online RK di Jalan Andara, Kecamatan Cinere, Senin (6/7) pagi.
Namun aksi pelaku digagalkan oleh anggota Polsek Limo yang saat itu tengah melakukan patroli.

Kapolsek Limo, Kompol Bintang Simion Silaen mengatakan pelaku SA (23) seorang pengangguran, berhasil ditangkap oleh anggota Reskrim diback up Buser pimpinan Kanit Reskrim Iptu Suripto sedang patroli ke wilayahan di Jalan Andara Raya, Cinere.

“Pelaku SA masih kami mintai keterangan dengan penyidik Reskrim termasuk juga korban RK masih di BAP,”ujarnya, kemarin.

Dia mengungkapkan, korban RK berhasil selamat dari bekapan sarung yang dibekapkan ke kepala korban karena langsung teriak minta tolong.

“Korban berhasil bebas dari sekapan sarung ke kepala korban, keluar mobil teriak minta tolong. Anggota tim opsnal Reskrim dipimpin Kanit Reskrim Iptu Suripto sedang patroli di sekitar wilayah langsung membekuk pelaku,” paparnya.

Barang bukti yang berhasil disita berupa mobil korban sebagai taksi online, tas warna hitam, sarung berwarna hijau, dan tali tambang merah.

Sementara itu Kapolresta Depok Kombes Polisi Azis Andriansyah menambahkan pelaku sudah merencanakan niatnnya dengan mempersiapkan alatnya seperti sarung dan tali tambang merah.

“Pelaku memesan taksi online dari kawasan Jatipadang, Jakarta Selatan menuju Jalan Andara Cinere. Pelaku memesan taksi online ke lokasi Jalan Andara karena kondisinya sepi dan sudah direncanakannya,” ungkapnya.

Sesampainya di Jalan Andara, sambungnya, pelaku melakukan aksinya dengan menjerat korban sopir taksi menggunakan sarung yang dilengkapi tali tambang.

“Akan tetapi korban melakukan perlawanan dan berlari minta pertolongan kepada warga yang melintas. Dari pengakuan pelaku kepada anggota kami, sejak tiga hari pelaku mempersiapkannya dengan menyusun sarung yang dililitkan ke tali tambang,”katanya.

Pelaku mengaku melakukan aksinya karena terlitit hutang karena sudah tiga bulan menggangur yang sebelumnya terkena PHK dari salah satu perusahaan swasta.

“Pelaku dikenakan tindak pidana kasua 365 KUHP Jo 53 KUHP yaitu percobaan perampokan dengan ancaman hukuman sekitar diatas 10 tahun penjara. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here