Sudah Mengerucut, Rekomendasi PKS Bakal Diserahkan Antara IBH dan Hafid

382

Margonda | jurnaldepok.id
Teka-teki siapa bakal calon wali kota Depok dari internal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah mencuat kepermukaan. Meski DPD PKS Kota Depok belum mengeluarkan rilis secara resmi terkait hal itu, namun ada dua bakal calon yang sudah mengerucut yakni Imam Budi Hartono dan Hafid Nasir.

Hal tersebut diperkuat dengan pernyataan Pengurus DPW PKS Jawa Barat, Imam Budi Hartono yang mengatakan saat ini sudah ada dua nama.

“Harusnya sudah menjadi dua dari tiga, karena DPP meminta ketika nanti hasil survei keluar. Jadi pesan dari DPP jelas kepada struktur di bawahnya yakni DPD dan DPW, harusnya sudah masuk dua orang yang diusulkan DPW ke DPP siapa bakal calon dari Depok. Kalau sepengetahuan saya, saya salah satunya,” ujar Imam kepada wartawan, kemarin.

Pria yang akrab disapa IBH itu menambahkan, bakal calon wali kota dari PKS disodorkan sesuai hasil pemilihan raya dan hasil survei.

“Dibandingkan dengan calon lainnya, saya yang tertinggi dan masuk kedalam usulan sebagai salah satu kandidat yang akan diusulkan DPP untuk menjadi calon wali kota Depok,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, belum diumumkannya bakal calon wali kota dari internal PKS hingga saat ini dikarenakan lebih kepada hitung-hitungan strategi politik.

“Perlu strategi dari partai agar dalam pilkada ini bisa dimenangkan. Apalagi PKS sudah tiga periode memimpin Kota Depok,” katanya yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat.

Terpisah, Sekretaris Umum DPD PKS Kota Depok, TM Yusufsyah Putra mengatakan, bahwa PKS tetap konsisten pada tiga nama yakni Farida Rachmayanti, IBH dan Hafid Nasir. Hingga saat ini belum ada keputusan dari struktur di tingkat atas dalam hal ini DPP.

“DPD tetap menjalankan apa yang diminta DPW, kami tidak keluar dari rel mekanisme. Kalau pun Pak Idris silaturahmi ke Tertata dan Golkar itu sah-sah saja,” tandasnya.

Dikatakannya, PKS bukan ketakutan dalam menentukan dan memutuskan siapa bakal calon wali kota yang nanti akan diusungnya.

“Enggak kok, kami yakin DPP akan mengambil keputusan apa yang dilihat di lapangan, tentu nanti ada masukan dari DPD. Nanti DPP akan turun langsung ke Depok, kami belum bisa memastikan finalnya kapan, karena itu domainnya DPP,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here