Senin, Korban Tol Cijago Bakal ‘Geruduk’ Kantor BPN

220

Limo | jurnaldepok.id
Ratusan pemilik lahan terkena Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) wilayah Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, hari Senin (6/7) dikabarkan akan mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok guna mempertanyakan kejelasan pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGK) lahan terkena pembangunan Jalan Tol Cijago yang hingga kini belum jelas.

Saat dikonfirmasi, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Husin Tohir membenarkan adanya rencana aksi unjuk rasa para pemilik lahan terkena Tol Cijaga pada Senin mendatang.

Namun Husin mengaku belum mengetahui jumlah warga yang akan ikut aksi begitu juga dengan perijinan soal pelaksanaan aksi unjuk rasa.

“Benar rencananya hari Senin pekan depan ratusan warga akan mendatangi Kantor BPN Depok untuk mempertanyakan masalah pembayaran tanah yang sampai sekarang belum juga terealisasi,” ujar Husin, Kamis (2/7).

Dikatakan Husin, warga pemilik lahan terkena Tol Cijago, selama ini sudah cukup sabar menanti realisasi pembayaran dari pemerintah. Namun, lanjut dia, kesabaran warga ternyata tak dioptimalkan oleh pihak pelaksana pembebasan lahan untuk segera menyelesaikan pembayaran sesuai harga yang disepakati.

“Warga sudah sangat sabar menanti karena proses pembebasan lahan sudah bertahun-tahun lamanya, bahkan sudah hampir tujuh tahun belum juga ada penyelesaian,” tegas Husin.

Dikatakan Husin, sejauh ini revisi harga ganti rugi sudah selesai digarap oleh tim appraisal, namun hasil revisi harga itu belum juga direalisasikan dalam bentuk pembayaran.

Terpisah Dina Darmawan, salah satu pemilik lahan terkena Tol Cijago mengatakan sangat mendukung rencana aksi demo di BPN guna mempertanyakan realisasi pembayaran tanah terkena Tol Cijago.

“Wajar kalau warga pemilik tanah terkena tol menggelar aksi damai dan orasi di BPN guna menuntut kejelasan pembayaran ganti rugi lahan, karena sampai sekarang sebagian besar pemilik lahan belum menerima pembayaran dari pemerintah,” tukas Dina.

Dikatakan Dina, jumlah bidang lahan terkena Tol Cijago di wilayah RW 01 dan RW 02, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, mencapai lebih dari 400 bidang.

“Dari jumlah tersebut, baru beberapa orang saja yang telah menerima pembayaran, sementara sisanya masih menunggu penetapan harga baru sabagai revisi harga tahun 2013,” pungkasnya. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here