Gerbang Tol Sawangan 4 Dibuka Hari Ini, Dishub Nilai Belum Memenuhi Syarat

1173
Inilah area pintu masuk-keluar Gerbang Tol Sawangan 4 yang berada di Jalan Raya Sawangan

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Penantian panjang kapan Gerbang Tol Sawangan 4 akan dibuka terjawab sudah.

Informasi yang beredar, tol yang nantinya tembus ke Bojong Gede, Kabupaten Bogor, beroperasi mulai sore ini.

Widijanto, Project Manager PT Citra Waspphutowa kepada Jurnal Depok mengatakan, saat ini tol dalam persiapan untuk dibuka.

“Dalam persiapan,” ujar Widi kepada jurnaldepok.id, Jumat (3/7).

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, H Dadang Wihana mengatakan, keberadaan tol harus memberi dampak positif terhadap layanan transportasi, pembangunan daerah dan kegiatan warga, bukan sebaliknya.

“Untuk itu perlu sinergi pusat daerah, baik dalam perencanaan maupun pelaksanaannya,” tandasnya.

Dikatakannya, masih banyak yang harus dipenuhi dalam pembangunan tol, terutama on off ramp Sawangan.

“Kewajiban investor dan pusat, sesuai Andalalin adalah melebarkan jalan hingga ke Simpang Kodim dan Simpang Parung Bingung. Ini adalah kebutuhan yang harus diprioritaskan. Jika tidak, maka on off ramp Sawangan akan menjadi titik kemacetan baru,” tegasnya.

Lebih lanjut ia memgatakan, pada saat audiensi dengan Wali Kota Depok, Mohammad Idris, sebelum dibuka akan diselesaikan dulu komitmen pembangunan Kantor Kelurahan Rangkapanjaya

“Tapi ini tiba-tiba mendadak akan dibuka, padahal msih banyak hal yang belum diselesaikan. Tol nya mungkin sudah laik fungsi, tapi area sekitar on off ramp Sawangan di Jalan Raya Sawangan belum memenuhi syarat secara MRLL,” jelasnya.

Sebelumnya Widi beberapa waktu lalu mengatakan, setelah laik fungsi dilakukan, baru di bulan April jalan tol dapat dioperasikan. Ia mengatakan, bahwa laik fungsi bukanlah uji coba namun tahapan yang dilakukan oleh tim laik fungsi dari Kementerian PUPR, Perhubungan Darat dan Korlantas.

“Selama satu bulan akan dicek seluruh kelengkapannya oleh tim laik fungsi baik dari sisi keselamatan jalan seperti pagar gadril, rambu petunjuk, marka jalan hingga pagar yang menutup agar tidak ada pejalan kaki yang menyebrang di jalan tol,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, panjang Tol Desari seksi II mencapai 6,2 kilo meter. Sementara pembangunan lanjutan dari Sawangan ke Bojonggede akan dilakukan di tahun ini dengan terlebih dahulu melakukan pembebasan lahan.

Jika nanti proses pembebasan lahan yang didapat cukup panjang dan luas, kata dia, maka akan dilanjutkan kembali proses pembangunannya hingga Bojonggede.

“Nanti itu masuk seksi III dengan panjang sekitar 9,5 kilo meter dari Sawangan. Untuk tarif (Gerbang Tol Sawangan 4,red) itu kewenangan dari Kementerian PUPR, nanti keputusannya dari kementerian,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here