Akui Idris Lawan Terberat di Pilkada, IBH Buka-bukaan Pilih Farabi untuk jadi Wakilnya

369
Imam Budi Hartono

Margonda | jurnaldepok.id
Bakal Calon Wali Kota Depok dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Imam Budi Hartono buka-bukan terkait siapa yang cocok untuk mendampingi dirinya dalam Pilkada Depok, 9 Desember 2020.

Hal itu diungkapkan Imam dalam sebuah acara bincang santai dengan awak media yang dimotori oleh Depok Media Center (DMC).

“Ada beberapa kriteria tentunya untuk mendampingi saya, dia harus bisa menambah suara, punya partai dan punya uang. Memang ada lima orang yang sudah bertemu dengan saya di antaranya Pak H Acep, Pak Hardiono, Pak Farabi, orang dari Demokrat dan orang nya Sandiaga Uno,” ujar Imam dalam bincang santai, Rabu (1/7).

Dari kelima orang tersebut, pria yang akrab disapa IBH itu menegaskan dirinya lebih condong dan memilih Farabi.

“Kalau bicara kriteria itu ya Farabi, Dia punya partai, Dia punya uang dan juga punya pamor. Dari lima orang ini kelihatannya beliau. Pak Haji Acep sebenarnya bagus, namun belum punya partai baru punya uang dan komunitas suara,” paparnya.

Namun, sambungnya, ketika orangnya Sandiaga Uno membawa Gerindra nya akan menjadi luar biasa dan bisa bersaing dengan Farabi karena memenuhi tiga kriteria tersebut.

“Dari kriteria itu yang paling cocok Pak Farabi. Mungkin saja (calon wakil,red) ternyata dari PKS juga, yang namanya politik mungkin saja, enggak boleh saya bilang enggak,” jelasnya.

Kendati demikian, jika nanti Wali Kota Depok petahana, Mohammad Idris diusung oleh partai lain selain PKS, IBH mengakui bahwa Idris lah lawan terberatnya.

“Tentu incumbane yang terberat. Begitu juga dengan modal, tenaga dan waktu pasti akan banyak keluar, terutama bagi PKS. Dari hasil survei PKS (jika dibandingkan Pradi,red), yang terberat ya Pak Idris,” ungkapnya.

Ketika ditanya kemungkinan terpahit dirinya hanya dijadikan wakil wali kota dari PKS, ini jawaban IBH.

“Saya sudah sampaikan, saya mau dijadikan wali silahkan, wakil silahkan bahkan enggak jadi apa-apa tidak masalah, yang jelas tetap menjadi Ketua Komisi IV. Enggak ngotot (harus jadi wali kota,red), tentunya Allah SWT telah menakdirkan diri saya seperti apa, itu akan saya terima,” tukasnya.

Acara bincang santai yang digelar di salah satu hotel di kawasan Margonda dihadiri puluhan wartawan yang bertugas di Kota Depok. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here