Ayah Bejad Yang Mencabuli Anaknya Diringkus Polisi

61
Inilah seorang ayah yang tega mencabuli anaknya sendiri

Bojonggede | jurnaldepok.id
Nasib malang dialami S (14) Anak Baru Gede (ABG) yang putus sekolah ini digagahi oleh HT seorang pengamen di kawasan Citayam, Bojonggede.

Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah mengatakan S yang putus sekolah digagahi oleh ayah kandungnya sendiri dan pelaku HT sudah diamankan oleh anggotanya.

“Penangkapan pelaku atas dasar laporan dari keluarga korban atas perbuatan pelaku. Atas laporan tersebut kami langsung menangkap pelaku di kawasan Citayam,” ujarnya, kemarin.

Dari hasil introgasi, kata dia, pelaku berdalih aksi bejatnya itu dilakukan karena frustasi.

“Ini pengakuan dari pelaku. Ia frustasi ditinggal cerai oleh istri nya sudah bertahun-tahun tidak mendapatkan nafkah batin,”katanya.

Pada penyidik HT mengaku aksi kejinya itu telah dilakukan sebanyak lima kali.

“Dia punya dua anak yang paling pertama 14 tahun, sedangkan korban anak kedua baru usia sekira 12 tahun. Di situ dia (pelaku) sering melakukan persetubuhan dengan anaknya dan dilakukan secara paksa. Pelaku biasanya beraksi ketika rumah dalam keadaan sepi,” jelasnya.

Dikatakannya, korban selama ini tinggal bersama kakeknya, yang tak lain adalah ayah kandung pelaku.

“Jadi perbuatan itu dilakukan dengan ada kesempatan dan tidak ada orang lain di dalam rumah kemudian menggunakan pisau dengan ancaman. Sehingga dia melakukan beberapa kali persetubuhan dengan anak kandungnya sendiri,” terangnya.

Pelaku mengaku, dirinya tak punya uang karena sehari-sehari hanya mencari nafkah dari mengamen di jalanan.

“Saat ini pelaku sudah kami tangkap dan kami sangkakan dengan pasal 81 UU Undang Undang Nomor 35 tahun 2014 dengan ancaman lima sampai 15 tahun, ditambah sepertiga karena anak tersebut di bawah naungan yang seharusnya dilindungi bukan dicabuli. Jadi kalau ada tanggung jawab naungan dari seseorang tetapi seseorang itu ternyata justru dia sebagai ancaman bagi anak, maka hukumannya ditambah sepertiga lagi,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here