Modusnya Disuruh Mandi Kembang, Disitulah Dukun Palsu Cabuli 4 Wanita

1197
Inilah dukun palsu yang berhasil ditangkap aparat kepolisian

Cipayung | jurnaldepok.id
DSA, seorang pria yang mengaku sebagai dukun diamankan petugas Polrestro Depok karena melakukan tindakan asusila kepada empat korban wanita.

Kapolretro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah mengatakan, terungkapnya kasus ini bermula ketika korban SD yang telah melakukan ritual pensucian diri namun tidak merasakan manfaat ssperti yang diharapkan.

“Korban pun merasa telah dilecehkan oleh pelaku dengan modus mandi air kembang saat ritual di rumah pelaku di kawasan Kecamatan Cipayung. Kasus pencabulan ini menggunakan modus mandi kembang untuk mensucikan para korban,” ujarnya, Kamis (25/6).

Dengan membujuk para korban, sambungnya, seakan-akan dia memiliki kemampuan mensucikan para korban kemudian para korban itu datang ke tempat si pelaku ini.

“Penuturan pelaku pada korban bahwa dia memiliki kemampuan secara turun menurun untuk mensucikan diri. Caranya dengan menjalani ritual mandi kembang. Korban yang merasa yakin kemudian datang pada pelaku. Korban kebanyakan adalah perempuan,” paparnya.

Pelaku mengaku mendapat kemampuan turun menurun bisa mensucikan orang dengan mandi kembang. Tapi ketika mandi kembang, korban yang kebanyakan adalah perempuan itu ditawarkan buka baju untuk lebih suci begitu.

“Pada saat buka baju kemudian diperlakukan tidak wajar,” jelasnya.

Praktek ini diketahui sudah berlangsung 1,5 tahun. Namun baru terungkap ketika ada korban yang melapor ke polisi sebanyak satu orang.

“Ada keluhan dari salah satu korban bahwa mereka telah dicabuli dan ritual tersebut sia-sia tidak membawa efek pada korban, kemudian mereka lapor ke kepolisian,”katanya.

Dari keterangan korban, belum ada tindakan yang mengarah pada persetubuhan. Namun perbuatan pelaku itu masuk dalam tindakan cabul.

“Pelaku kini mendekam di sel. Dia dijert pasal 288 KUHP dengan ancaman sembilan tahun. Kami amankan dan benar ada beberapa korban yang sama dicabulinya, dan kami tangkap,”pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here