Sebut Rekomendasi DPP PDIP Belum Keluar, Rama ‘Hantui’ Peluang Afifah

371
Rama Pratama

Margonda | jurnaldepok.id
Bakal Calon Wali Kota Depok, Rama Pratama yang mendaftarkan diri langsung ke DPP PDI Perjuangan mengungkapkan, bahwa dirinya masih optimistis bakal mendapatkan rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan untuk maju dalam Pilkada Depok, 9 Desember 2020.

“Selama belum ada surat resmi dari DPP parpol, segala kemungkinan masih bisa terjadi. Sampai kemarin saya bertemu dengan Sekjen dan beberapa teman-teman pengurus DPP PDIP, mereka mengatakan bahwa rekomendasi itu belum ada. Sejak kapan, kan belum ada keputusan final serta tandatangan dan cap basah dari DPP,” ujar Rama kepada Jurnal Depok, Rabu (24/6).

Bahkan, Rama meyakini, ketika sudah keluar rekomendasi pun dan belum diumumkan oleh KPU, bakal terjadi dinamika yang luar biasa dan berbagai kemungkinan masih bisa terjadi.

“Jadi kalau saya sih santai saja, walupun ada klaim-klaim saya terus berproses membangun politik yang baik dengan berbagai pihak tanpa perlu menanggapi klaim sepihak,” paparnya.

Ketika ditanya apakah DPP PDI Perjuangan sudah mengeluarkan rekomendasi untuk Afifah Alia, ini jawaban Rama.

“Kalau yang saya dapat dari DPP dan membuat saya terus bergerak, belum ada rekomendasi formal dari DPP (untuk Afifah,red), dan itu sudah dikonfirmasi oleh Pak Sukur sebagai Ketua DPP ketika ditanya surat rekomendasinya belum ada. Ya kalau belum ada rekomendasi berarti belum final, ya gitu aja,” terangnya.

Mantan Anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera 2004-2009 itu menegaskan, peluang dirinya untuk mendapatkan rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan masih terbuka, begitu juga dengan PPP.

“Dari itu saya terus melakukan gerakan-gerakan di akar rumput dan tidak berhenti, termasuk di kalangan parpol, saya komunikasi dengan semuanya. Saya tetap menahan diri untuk tidak vulgar agar komunikasi kami dengan DPC berjalan baik,” katanya.

Rama yang juga pernah menjabat Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP KNPI pada 2008 sialam secara pribadi menyambut baik komunikasi politik antar parpol jelang pilkada. Hal itu, kata dia, merupkan dinamika yang wajar dan baik sekali.

“Hanya perlu dicatat bahwa saat ini masih terlalu dini untuk menyatakan sebuah koalisi atau dukungan parpol terhadap kandidat calon kepala daerah tertentu sudah sah dan final apalagi mengikat,” jelasnya.

Prosesnya, sambung dia, baru dimulai di tingkat lokal dan masih ada beberapa tahapan yang mesti dilalui dan berujung pada surat rekomendasi resmi yang akan dikeluarkan oleh DPP parpol masing-masing.

“Selama belum ada surat resmi dari DPP parpol, segala kemungkinan masih mungkin terjadi. Saya sendiri sebagai bakal calon saat ini juga sudah menjalin komunikasi yang intens dengan beberapa pimpinan partai di Depok, bahkan juga di tingkat DPP nya. Sambutannya cukup baik dan masih sangat terbuka peluang parpol-parpol tersebut untuk memberikan dukungannya ke saya. Ini masih dinamis sekali,” terangnya.

Sebelumnya Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo menegaskan bahwa DPP PDI Perjuangan telah mengeluarkan surat rekomendasi kepada Hj Afifah Alia untuk maju di Pilkada Depok.

HTA juga meyakinkan, hingga saat ini tidak ada calon lain selain Afifah yang akan diusung PDI Perjuangan pada pilkada nanti.

“Enggak ada, karena kan sudah diplenokan Pradi-Afifah. Bu Mega sudah ketok palu di rapat pleno DPP, keputusan tertinggi partai kan pleno, dan itu sudah diputuskan Pradi-Afifah, tinggal saat ini kami menunggu dari Gerindra,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here