Korban Pencabulan di Rumah Ibadah Jalani Trauma Healing

67
ilustrasi

Margonda | jurnaldepok.id
Dua korban pencabulan anak dibawah umur dengan pelakunya SM (42) yang merupakan pengurus sebuah rumah ibadah di Kota Depok, masih terus berlanjut dan saat ini korban menjalani trauma healing.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Wadi Sabani, menuturkan bahwa saat ini para korbannya tengah menjalani trauma healing.

“Korban kami lakukan trauma healing, kami kerjasama dengan unit perlindungan anak dari Dinas Sosial Kota Depok, dilakukan secara intens,” ujarnya, kemarin.

Wadi menjelaskan, pihaknya juga telah menerima hasil visum satu dari dua korban yang telah membuat laporan resmi.

“Dari dua visum yang kami layangkan satu sudah keluar dengan korban inisial YJ, kemudian satu korban lagi inisial BA masih menunggu hasil visumnya,” jelasnya.

Sementara pada pelaku, Wadi berujar dalam waktu dekat pihaknya juga akan melakukan tes psikologis terhadapnya.

“Kami juga akan lakukan tes psikologis terhadap pelaku,” katanya.

Pihaknya masih terus mendalami kasus ini, dan pelaku pun mengakui ada lebih dari dua orang korbannya.

“Untuk dugaan korban lainnya masih kami lakukan pendalaman. Pelaku mengakui lebih dari dua, tapi tetap kami butuh pendalaman,” paparnya.

Kuasa Hukum korban, Azaz Tigor, menuturkan bahwa pihaknya terus melakukan investigasi internal untuk mengungkap kemungkinan adanya korban yang lain.

Azaz mengatakan, hal ini dilakukan karena pelaku sendiri sudah 20 tahun lebih menjadi pengurus di rumah ibadah tersebut.

“Pelaku sudah menjadi pengurus gereja itu 20 tahun lebih, saya menduga dia melakukan itu sudah lama, kasus begini tidak mungkin lah korbannya cuma satu,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang didapat pihaknya, ada sekira 13 anak yang menjadi pelampiasan nafsu bejat pelaku.

Diduga, pelaku melancarkan aksi bejatnya tersebut sejak tahun 2005 hingga tahun 2020.

“Bahkan ada korbannya yang sudah lulus kuliah dan bekerja,” katanya.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah menambahkan para korban adalah berjenis kelamin laki-laki.

“Korbannya laki-laki usianya belasan tahun. Saat ini pelaku masih mendekam di sel untuk didalami keterangannya lebih lanjut,” jelasnya.

Kasus pencabulan ini dilakukan di sebuah rumah ibadah di Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas. Terungkapnya kasus ini bermula dari kecurigaan pihak rumah ibadah. Kemudian pihak internal rumah ibadah melakukan investigasi dan ternyata benar ada peristiwa pencabulan di rumah ibadah tersebut. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here