Miris, Sampah Kali Licin Tutup Bidang Kali Hingga Meluber

93
Terlihat tumpukkan sampah Kali Licin yang meluber

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Warga dan para pengguna Jalan Pramuka II Mampang mengeluhkan banyaknya tumpukan sampah diatas bidang kali Licin samping Masjid Al Istiqomah Rt 02/02 kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas.

Pasalnya tumpukan sampah kiriman dekat jembatan Kali Licin itu tak hanya membuat kawasan sekitar menjadi kumuh namun juga menimbulkan bau tak sedap.

Yati, pemilik warung nasi depan Kali Licin mengaku sangat terganggu dengan keberadaan puluhan kubik sampah diatas bidang Kali Licin tersebut terlebih kata dia keberadaan tumpukan sampah hanya berjarak beberapa meter saja dari warung nasi miliknya.

“Biasanya dalam tiga hari sekali, tumpukan sampah itu diangkut oleh petugas Satgas Banjir tapi tumben tumpukan sampah yang ada sekarang belum juga diangkut sejak hari Kamis pekan silam,” ujar Yati, kepada Jurnal Depok, Selasa (23/6).

Tak hanya warga dan para pelaku usaha disekitar kawasan kali yang mengeluhkan tumpukan sampah diatas bidang Kali Licin, namun sejumlah pengguna jalan juga mengaku sangat tak nyaman dengan bau busuk yang muncul dari permukaan kali.

“Tumpukan sampah ini dekat banget dengan Perempatan Mampang, dan disini kami para pengguna jalan harus berhenti sejenak menunggu giliran melintas, nah kalau pas banyak sampah kayak gini hampir pasti mengeluarkan bau busuk, jadi tolong dong diangkat dan jangan didiamkan berlama lama,” pinta Syahrudin, salah satu pengendara sepeda motor.

Harapan yang sama dilontarkan oleh Khoirunnisa. Dikatakan Anis, sapaan akrab Khoirunnisa, titik rawan tumpukan sampah seperti dekat Masjid Mampang ini, seharusnya dipantau setiap hari sehingga sampah tidak sampai membusuk.

“Kalau sudah berhari hari pasti tumpukan sampah menjadi bau, harusnya langsung diangkut,” celoteh Anis.

Menanggapi hal ini, Komandan Regu (Danru) Satgas Banjir, Abdul Milik mengatakan telah berupaya melaksanakan tugas secara maksimal, terutama menyangkut sampah Kali Licin Mampang dan Kali Cabang Barat (KCB) dekat Puskesmas Limo di wilayah Kelurahan Grogol.

“Memang dua titik dekat jembatan Grogol dan Mampang sangat rentan dengan tumpukan sampah kiriman, kami sudah berupaya maksimal, tapi anggota kami juga terbatas sehingga saat terjadi tumpukan sampah secara bersamaan, maka pengangkutan bisa telat karena dari satu titik saja sampah bisa mencapai tiga truk, tapi kami tetap berterimakasih atas saran dari masyarakat,” tutup Milik. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here