Mall Dilarang Gelar Live Music Hingga Beri Discount Gede-gedan

214
Petugas Satpol PP saat melakukan pengawasan di salah satu mall

Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok melarang pusat perbelanjaan menggelar konser musik selama masa pandemi Covid 19 atau PSBB Proporsional.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny menegaskan selama masa Penerapan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional, pengelola mall di Kota Depok tidak diizinkan menyelenggarakan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

“Pengelola mall di Depok harus lebih mengedepankan tindakan preventif dan selektif dalam menyelenggarakan kegiatan,” ujarnya, kemarin.

Karena itu, pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan ke seluruh mall di Kota Depok. Tentunya sebagai upaya dalam mencegah penyebaran Coronavirus atau Covid-19.

“Pengawasan terus kami lakukan dan mengingatkan kepada pengelola mall untuk bersabar dan lebih selektif mengadakan kegiatan, tidak boleh yang berpotensi menimbulkan kerumunan, kegiatan seperti live music untuk sementara tidak dapat dilakukan,” jelasnya.

Selain itu, sambungnya, pengelola mall harus mengingatkan kepada tenant untuk tidak menyelenggarakan diskon besar yang dapat menarik pengunjung datang lebih banyak.

Dikatakannya, jika pengelola pusat perbelanjaan tetap melakukan kegiatan tersebut, maka bakal diberikan sanksi sesuai dengan Peraturan Wali Kota Depok Nomor 37 Tahun 2020.

Yaitu tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Secara Proporsional Sesuai Level Kewaspadaan sebagai Persiapan Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 di Kota Depok.

“Mengadakan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pelanggaran, maka akan diberikan sanksi tertulis. Jika masih terus melanggar akan dikenakan sanksi administrasi maupun denda, seperti untuk pengelola mall mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 25 juta,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here