Hari Pertama Dibuka, Masuk Mall Antre Panjang

1409
Terlihat antrean panjang pada hari pertama mall dibuka

Margonda | jurnaldepok.id
Hari pertama pembukaan kembali mall di Depok disambut baik pengelola dan pelaku usaha dan konsumen. Pasalnya, setelah selama tiga bulan tutup sementara, akhirnya mereka dapat membuka usahanya.

Sempat terjadi antrean masuk ke dalam pusat perbelanjaan di kawasan Margonda dikarenakan setiap pengunjung harus mengikuti protokol kesehatan seperti cuci tangan dan pemeriksaan suhu tubuh.

Mall Director Depok Town Square (Detos), Sutikno mengatakan pihaknya melakukan pengetatan protokol kesehatan yang berlaku.

“Misalnya pengunjung diwajibkan menggunakan masker. Selain itu pengunjung sebelum masuk mall harus mencuci tangan, cek suhu tubuh hingga mengatur jarak antar pengunjung. Pengunjung masuk harus cuci tangan dulu setelah cuci tangan baru kami thermo gun. Di atas 37,5 tidak boleh masuk,” ujarnya, Selasa (16/6).

Selain itu, kata dia, karyawan dari tiap tenant juga diwajibkan memakai face shield. Sehingga keamanan kesehatan pengunjung dan karyawan tetap terjaga.

“Protokol kesehatan yang kami lakukan sesuai dengan standar yang berlaku,” ucapnya.

Pihaknya juga melengkapi mall dengan alat penghitung otomatis. Dimana, setiap pengunjung yang datang dan keluar bisa otomatis terhitung. Alat tersebut dipasang di pintu masuk.

“Kami juga melakukan penghitungan jumlah pengunjung yang masuk menggunakan alat door counter. Jadi kalau sudah batas yang ditentukan maka pengunjung diminta menunggu sementara,” paparnya.

Jumlah pengunjung yang masuk dilakukan pembatasan. Misalnya di departemen store kuotanya dibatasi 300 pengunjung.

“Kalau lebih dari jumlah itu tidak diperkenankan,”katanya.

Sampai siang kemarin, jumlah pengunjung yang masuk ke Detos sudah mencapai 1.000 orang lebih. Sedangkan batas maksimal yang diperbolehkan sekitar 3.000 pengunjung.

“Kuota normal kami sekitar 9.000 orang, namun karena ada pembatasan maka hanya diperbodohkan 50 persen dari kuota normal. Sampai siang ini sudah 1.400 pengunjung,” jelasnya.

Untuk pengunjung yang membawa anak-anak, kata dia, tetap diperbolehkan. Hanya saja mereka tidak boleh bermain di area bermain. Karena playground belum beroperasi.

“Untuk arena bermain anak belum boleh beroperasi. Masuk kedalam boleh dengan kondisi paling belanja saja. Permainan tidak boleh dulu karena itu sudah kesepakatan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here