Gelar Pertemuan Hingga Dinihari, PKS-Tertata In Syaa Allah Berkoalisi

1003
Ketua dan Pengurus Partai yang tergabung dalam Koalisi Tertata-PKS foto bareng usai menggelar pertemuan di salah satu hotel di kawasan Margonda

Margonda | jurnaldepok.id
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok nampaknya serius akan mengajak bergabung beberapa partai yang berada di Koalisi Depok Tertib, Taat dan Taqwa (Tertata). Hal itu dibuktikan dengan digelarnya pertemuan unsur pengurus PKS-Tertata hingga, Selasa (16/6) dinihari.

“PKS di Koalisi Depok Tertata dalam rangka membangun kebersamaan untuk Depok lebih baik lagi. Kami menyamakan visi, misi dan gagasan untuk konsep pembangunan Depok ke depan,” ujar HM Hafid Nasir, Ketua DPD PKS Kota Depok, kemarin.

Ia menambahkan, pertemuan hingga dinihari tersebut baru sebatas duduk bareng yang sebelumnya belum pernah terwujud, kecuali kunjungan PKS ke beberapa parpol secara terpisah.

Menanggapi hal itu, Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Depok, H Igun Sumarno menyambut baik atas digelarnya pertemuan itu.

“Iya betul, PKS mendatangi Tertata untuk bersilaturahmi dan mengajak Tertata berkoalisi dalam Pilkada Depok dan Tertata mengamini,” tandas Igun.

Namun begitu, Igun belum bisa memastikan apakah PKS-Tertata akan betul-betul berkoalisi pada Pilkada Depok yang rencananya digelar pada 9 Desember 2020.

“Masih akan ada pertemuan lanjutan untuk membahas itu. Kemungkinan apapun bisa terjadi. Yang jelas Kolaisi Tertata dan PKS tentu akan lebih fokus mengarah kesana (koalisi,red),” jelasnya.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok, Hj Qonita Luthfiyah. Putri dari KH Syukron Ma’mun itu mengungkapkan PKS nampaknya tidak main-main untuk berkoalisi dengan Tertata.

“Dari awal kami membuka komunikasi terhadap semua partai yang ada di Depok, termasuk PKS. Kami menilai selama ini peluang untuk berkoalisi yang sudah serius PKS, dan PKS mengajak Tertata untuk berkoalisi,” terangnya.

Qonita menjelaskan, pertemuan tersebut belum sampai kepada pembahasan bakal calon wali kota-wakil wali kota yang akan diusung nanti. Pasalnya, pertemuan itu baru pertama kali digelar antara Tertata-PKS.

Lebih lanjut ia memaparkan, dari pertemuan itu sudah terlihat gambaran dari masing-masing partai yang ada di Tertata dan selanjutnya akan dimatangkan.

“Tinggal ditunggu pertemuan selanjutnya, kalau PKS serius pasti PKS memiliki inisiatif untuk mengundang balik kami di Tertata. Semalam itu kan pertemuan sifatnya silaturahmi, pertemuan selanjutnya tidak menutup kemungkinan PKS yang mengundang Tertata,” ungkapnya.

Jika PKS-Tertata resmi berkoalisi pada Pilkada Depok, 9 Desember 2020 nanti, dapat dipastikan koalisi tersebut menjadi kekuatan besar karena memiliki hampir 50 persen kursi di DPRD.

Dimana, PKS saat ini memiliki 12 kursi dan Tertata yang merupakan partai gabungan diantaranya PAN, Demokrat, PKB dan PPP memiliki 12 kursi di DPRD. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here