Cabuli Bocah di Bawah Umur, Seorang Pria Diringkus Polisi

77
Kapolres Metro Depok saat menunjukkan barang bukti yang disita polisi

Margonda | jurnaldepok.id
SM diamankan aparat Kepolisian Polres Metro Depok karena diduga melakukan asusila terhadap dua anak dibawah umur di rumah ibadah di Kecamatan Pancoran Mas.

Kapolrestro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah saat gelar perkara di Polres Metro Depok mengatakan, Penyidik Polrestro Depok mengamankan seorang pria karena melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur.

“Pelaku adalah SM, korban berjumlah dua orang yang merupakan anak laki-laki. Kasus pencabulan ini dilakukan di sebuah rumah ibadah di Pancoran Mas,” ujarnya, kemarin.

Terungkapnya kasus ini, kata dia, bermula dari kecurigaan pihak rumah ibadah. Kemudian pihak internal rumah ibadah melakukan investigasi dan ternyata benar ada peristiwa pencabulan di rumah ibadah tersebut.

“Dari situ kemudian ketua pengurus rumah ibadah melapor ke anggota kami, kemudian kami melakukan langkah penyelidikan dan penyidikan. Disitu kami menemukan kejelasan perkara dimana memang salah satu pengurus tempat ibadah tersebut telah melakukan pencabulan terhadap anak,” paparnya.

Dari peristiwa pencabulan tersebut diketahui ada beberapa anak yang jadi korban pelaku.

“Sejauh ini baru dua anak yang dilaporkan secara resmi menjadi korban. Saat ini pelaku sudah diamankan polisi dan sampai saat ini yang melapor resmi sudah dua orang. Namun diduga ada beberapa korban lain, masih dalam penyelidikan anggota kami,”katanya.

Dikatakannya, pelaku melakukan perbuatan bejat itu kepada dua korban dengan modus pelaku membawa korban ke sebuah ruangan.

“Kemudian ruangan tersebut dikunci oleh pelaku. Dalam ruangan itu korban diminta melalukan hal yang tidak pantas. Pelaku kini masih mendekam di Polrestro Depok,” ungkapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, pelaku dijerat Pasal 82 UU nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, dimana secara spesifik diduga sudah melakukan pencabulan terhadap anak. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here