Hari Ini Jalani Tes Wawancara, Wali Kota Depok Bakal Tetapkan 3 Direksi PDAM

166
Inilah tiga dari empat calon Direksi PDAM yang akan dipilih wali kota Depok

Margonda | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, Mohammad Idris hari ini direncanakan untuk melakukan tes wawancara terhadap empat orang calon Direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok.

Setelah itu, nantinya wali kota akan memilih tiga dari empat orang yang akan menahkodai PDAM Kota Depok selama lima tahun kedepan.

“Setelah MCU mereka akan mengikuti wawancara akhir yang akan dilakukan, Senin (15/6). Hasil akhir ada di Pak Wali sebagai KPM,” ujar Wahid, Ketua Pansel Calon Direksi PDAM Tirta Asasta kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia menambahkan, setelah mengikuti tes wawancara, wali kota nantinya akan langsung memilih tiga orang untuk dijadikan direksi.

“Nanti langsung diputuskan (wali kota,red) tapi kami belum bisa pastikan keputusannya kapan. Nanti dihasilkan tiga direksi, kemudian ditetapkan setelah itu baru akan dilantik,” paparnya.

Wahid menjelaskan, meskipun yang memutuskan tiga nama tersebut adalah wali kota, namun yang akan mengumumkan tiga direksi terpilih tetap panitia seleksi.

“Kami belum bisa pastikan kapan akan kami umumkan, nanti pansel akan terima hasil dari Pak Wali dulu, jadi kami belum bisa janji kapan akan diumumkan. Yang jelas akan diambil tiga dari empat calon direksi yang mengikuti tes wawancara,” ungkapnya.

Sebelumnya, empat orang calon direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok menjalani Medical Check Up (MCU) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok.

Direktur RSUD Kota Depok, Devi Maryori mengatakan, ada beberapa tes kesehatan yang harus dijalani calon direksi diantaranya tes kejiwaan atau yang lazim disebut Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) dan tes narkoba.

“Yang diperiksa diantaranya laboratorium, EKG, MMPI dan rontegen. Nanti hasil MCU nya akan kelihatan dan dibacakan oleh dokter spesialis penyakit dalam dan dokter psikiatri, ada juga tes narkoba nya,” ujar Devi kepada jurnaldepok.id, Jumat (12/6).

Ia menjelaskan, dalam tes kejiwaan calon direksi harus mengisi 500 soal atau pertanyaan dalam waktu kurang lebih tiga jam.

“Pertanyaannya ringan-ringan saja kok, kalau cepat bisa dua jam. MCU hanya sehari ini saja,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, RSUD hanya mengeluarkan resume medis yang nantinya akan diserahkan ke panitia seleksi.

“Nanti hasilnya akan disampaikan langsung ke pansel, tidak diberikan perorangan,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here