Selamet Ditetapkan Sebagai Tersangka, Babai di Atas Angin

532
Ketua DPC PKB Depok, Selamet Riyadi saat mendatangi Kejaksaan Negeri Depok

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Tim penyidik Polresta Depok pada, Selasa (9/6) menyerahkan berkas serta tersangka atas dugaan kasus pencemaran nama baik Anggota DPRD Kota Depok, Babai Suhami atas nama Selamet Riyadi.

Pantauan di lokasi, Selamet yang mengenakan kemeja putih dan masker didampingi dua penyidik Polresta Depok langsung masuk ke salah satu ruangan di Kejaksaan Negeri Kota Depok di kawasan Kota Kembang.

“Ngak ada apa-apa kami hanya silaturahmi saja,” ujar Selamet kepada wartawan.

Sementara itu Kasie Intel Kejaksaan Negeri Kota Depok, Herlangga Wisnu mengatakan, penyerahan ini merupakan tahap yang kedua dimana sebelumnya pihak penyidik Polresta Depok sudah menyerahkan berkas.

“Ya kami dapat limpahan berkas barang bukti bersama tersangka atas nama Selamet Riyadi dari penyidik Polresta Depok. Tersangka melanggar Pasal 310 dan 311 KUHP,” paparnya.

Sebelumnya Kejaksaan Negeri Kota Depok telah menetapkan status P21 terhadap kasus dugaan pencemaran nama baik Anggota DPRD Kota Depok dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Babai Suhaimi.

Dugaan pencemaran nama baik terhadap Babai dilakukan oleh Ketua DPC PKB Kota Depok, Selamet Riyadi.

Kepala Seksi Pidana Umum, Kejaksaan Negeri Kota Depok, Arief Syafrianto, mengatakan Kejari Depok telah menerima berkas perkara dari Polres Metro Depok per 31 Maret 2020.

“Setelah kami teliti baik petunjuk dan kelengkapan berkas telah memenuhi syarat materi dan formil,” katanya kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Sehingga, kata Arief, berkas tersebut dinyatakan telah memenuhi ketentuan perundangan sesuai Pasal 138, dan Pasal 139 KUHP.

“Sudah lengkap, istilahnya sudah P21,” jelasnya.

Dengan demikian pihaknya akan menunggu penyidik Polres Metro Depok untuk menyerahkan tersangka dan barang bukti untuk kemudian dilakukan tahap dua di Pengadilan Negeri Kota Depok, kemudian dilakukan persidangan.

Menurutnya kelengkapan P21 resmi dikeluarkan pada tanggal 12 Mei 2020, dengan tuntutan melanggar Pasal 310, dan 311 KUHP dengan ancaman hukuman dua tahun empat bulan penjara.

Sementara, Kuasa Hukum Babai Suhaimi, Taufik Hidayat, menyatakan pihaknya mengapresiasi tugas Polrestro Depok.

Dia berharap agar kasus yang sedang ditangani berjalan dengan baik.

“Kami ingin proses ini berjalan dengan baik sesuai dengan baik dan cepat sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Karena saat ini mendekati Idul Fitri, kemungkinan kasus tersebut akan dilaksanakan setelah Idul Fitri,” katanya beberapa waktu lalu. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here