Belum Lama Ditertibkan, PKL Villa Mutiara Tak Kapok Dirikan Bangunan

114
Terlihat lapak PKL yang kembali berdiri setelah ditertibkan aparat Satpol PP

Limo | jurnaldepok.id
Baru beberapa bulan silam ditetibkan oleh Satpol PP Kota Depok, puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) kembali membangun lapak tempat berjualan dilahan fasos fasum perumahan Vila Mutiara (Vilmut) Rw 10, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Ketua Rw 10, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Mantri mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa yang mengizinkan para pedagang untuk kembali membangun lapak dan berjualan diatas lagan seluas 2.000 yang rencananya bakal dibangun Taman Kelurahan Grogol.

“Saya enggak tahu persis siapa yang membolehkan pedagang kembali membangun lapak dilahan itu, tapi ada kemungkinan pihak yang mengklaim lahan yang mengizinkan pedagang kembali menempati lahan itu, tapi ini baru dugaan kami,” ujar Mantri.

Dia menambahkan, meskipun pihaknya mengetahui keberadaan sejumlah bangunan diatas lahan fasos fasum Perumahan Vila Mutiara, namun dia mengaku tidak memiliki kewenangan untuk melarang atau menghalang halangi aktivitas diareal tersebut.

“Kami hanya bisa melaporkan jika ada kegiatan dilokasi itu, sedangkan untuk menindak bukan kewenangan kami,” imbuhnya.

Sementara Lurah Grogol, Kecamatan Limo, Danudi Amin mengaku telah mengetahui prihal berdirinya kembali sejumlah bangunan semi permanen diatas lahan tersebut, dan dirinya telah melaporkan hal itu ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) sebagai OPD pengadaan taman Kelurahan.

“Saya sudah tahu, dan saya sudah laporkan ke DLHK,” kata Danu.

Dikatakan Danu, munculnya kembali pedagang kaki lima (PKL) dikarenakan pasca ditertibkan belum ada tindak lanjut pengoptimalan lahan, paling tidak kata dia lahan itu harus dipagar terlebih dahulu.

“Harusnya setelah pembongkaran bangunan milik PKL waktu itu, lahannya langsung dipagar biar tidak lagi ditempati oleh pedagang,” tukas Danu.

Tak hanya bangunan pedagang kaki lima (PKL), di lokasi lahan untuk taman Kelurahan Grogol itu juga terpasang plang atas nama Moch. Lukman Hasan selaku pihak yang mengklaim lahan berdasakan girik nomor 335 persil 350. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here