Sempat Berada di Puncak, Kini Kelurahan Cinere Nihil Covid 19

1109
Tampak muka Kantor Kelurahan Cinere

Laporan: Asti Ediawan
Upaya keras jajaran Kantor Kelurahan Cinere, bersama stakeholder dan warga mengantisipasi dan menanggulangi wabah Covid 19 membuahkan hasil mengembirakan, dimana saat ini Kelurahan Cinere sudah tercatat sebagai salah satu wilayah kelurahan nihil wabah Corona.

Saat dikonfirmasi, Lurah Cinere, Pupung Purwawijaya membenarkan bahwa pihaknya sudah mendapatkan informasi dari Puskesmas Cinere bahwa Kelurahan Cinere sudah bebas dari cengkraman virus Corona.

“Tadi, (kemarin, red) saya dikabari bahwa diwilayah Kelurahan Cinere sudah tidak ada lagi ODP, PDP maupun positif Corona, kabar ini sangat mengembirakan karena sebelumnya kami malah sempat dirilis sebagai salah satu kelurahan dengan jumlah ODP PDP dan Positif Corona terbanyak meskipun data itu kemudian berubah secara cepat pada keesokan harinya,” kata Pupung.

Pernyataan senada dilontarkan oleh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Cinere, Ahmad Jayadi.

“Alhamdulillah, berdasarkan laporan dari petugas kami di Kampung Covid Siaga tingkat Rw, sekarang sudah tidak ada lagi warga Kelurahan Cinere yang terpapar Covid 19 ini berarti Kelurahan Cinere sudah bebas dari wabah Corona,” ungkap Jayadi.

Meski demikian, Jayadi mengatakan akan terus memantau pelaksanaan kegiatan penanganan Covid 19 di semua pos Kampung siaga Covid di tingkat Rw guna memastikan tidak ada lagi warga yang terpapar wabah Corona.

“Saya dan bapak Lurah tak pernah berhenti memantau dan berkoordinasi dengan para petugas di Pos Kampung Covid, dan warga serta melakukan sweefing tempat tempat keramaian, hal ini kami lakukan guna memastikan wilayah Kelurahan Cinere sudah benar benar bersih dari wabah Covid 19,” tukas Jayadi.

Diapun menyarankan kepada warga untuk tetap memperharikan protokol kesehatan dalam melaksanakan aktivitas sehari hari, seperti memakai masker, sering mencuci tangan, memakai Handsanitizer serta menjaga jarak fisik dengan orang lain. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here