Sudah Menunggu Tujuh Tahun, Ratusan Jamaah Haji Batal Berangkat

51
Ratusan calon jamaah haji KBIH dan Umroh Ibnu Hasan Kota Depok saat mengikuti bimbingan beberapa waktu lalu (foto sebelum Covid 19)

Margonda | jurnaldepok.id
Ratusan jamaah travel Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dan Umroh Ibnu Hasan Kota Depok, setelah menunggu bertahun-tahun tidak bisa berangkat naik haji lantaran larangan pemerintah tidak ada berangkat haji tahun 2020.

Pembina KBIH dan Umroh Ibnu Hasan Kota Depok, Habib Idrus Al Gadri mengatakan, terkait kebijakan pemerintah khususnya dari Kementrian Agama (Kemenag) RI tidak ada keberangkatan Haji maupun Umroh tahun 2020 ke Tanah Suci Arab Saudi lantaran masih wabah Covid-19.

“Ada sebanyak 172 jamaah kami mayoritas perempuan ini sudah menunggu selama tujuh tahun. Mereka mulai mendaftar sejak 2012 dan masih menerima terkait kebijakan pemerintah tidak boleh naik haji demi kepentingan kemaslatan orang banyak,”ujarnya, Rabu (3/6).

Dia menuturkan, bagi para jamaah keterlambatan untuk berangkat naik haji oleh pemerintah sudah dijadwalkan kepastian keberangkatan pada tahun 2021.

“Sambil menunggu kepastian keberangkatan haji dari pemerintah, para jamaah bisa mengambil ONH pelunasan sebesar Rp 11 juta. Namun untuk uang setoran awal Rp 25 juta di tahun 2012 tidak bisa diambil karena sudah DP untuk mengambil kuota haji,” jelasnya.

Bagi para jamaah, lanjut Idrus, masih bisa membatalkan jika yang tidak jadi berangkat haji akan dikembalikan penuh uang.

“Rata-rata yang mendaftar haji sekarang sudah usia di atas 50 tahun, sudah tidak muda lagi. Sehingga bagi jamaah ada yang ingin membatalkan sekarang masih bisa uang kembali. Mungkin ini yang terbaik, kalau dipaksain juga dampaknya bisa luas dan jamaah yang nantinya bisa dirugikan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here