Enam Ketua LPM di Bojongsari Berontak, Tak Sepakat Dengan Pernyataan Yusra

429
Para Ketua LPM di Kecamatan Bojongsari yang menentang pernyataan Ketua DPD LPM Depok, Yusra Amir

Bojongsari | jurnaldepok.id
Enam Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di Kecamatan Bojongsari menyatakan keberatan atas steatmen Ketua DPD LPM Kota Depok, Yusra Amir di media massa terkait pernyataannya yang meminta transparansi penggunaan anggaran Covid 19 di masing-masing kelurahan.

“Apa yang disampaikan itu murni pernyataan pribadi Ketua DPD LPM Kota Depok, tidak benar bahwa pernyataan tersebut adalah mewakili para ketua LPM, terlebih para ketua LPM di Kecamatan Bojongsari,” ujar Lukman Jafet, Ketua LPM Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, Rabu (3/6).

Ia mengungkapkan, bahwa alokasi dana sebesar Rp 100 juta yang disebut Yusra tak lain untuk membantu Kampung Siaga Covid 19 di masing-masing tingkatan RW, dan tidak seluruhnya dialokasikan untuk itu melainkan ada hak alokasi operasional kelurahan.

“Penggunaannya kan sudah jelas, dimana alokasi dana tersebut untuk memperkuat Kampung Siaga Covid 19 di tingkat RW diantaranya untuk membeli cairan pencuci tangan dan kelengkapan lainnya,” paparnya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua LPM Kelurahan Serua, Dasuki. Ia menilai, secara etika dirinya enggan untuk mencampuri apa yang menjadi kewenangan lurah.

“Kami medukung apa yang dijalankan pemerintah saat ini dalam penanggulangan Covid 19,” tandasnya.

Ketua LPM Kelurahan Duren Mekar, Kahfi menegaskan selaku ketua LPM dirinya tidak setuju apa yang disampaikan Ketua DPD LPM Kota Depok.

“Menurut saya itu hanya mengada-ada. Begitupun para ketua LPM lainnya yang hadir pada saat itu, dan kami dalam kesempatan tersebut tidak hadir padahal kegiatan tersebut diadakan di kediaman Ketua DPD di wilayah Kelurahan Bojongsari Baru,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut diungkapkan saat enam ketua LPM di Kecamatan Bojongsari menggelar silaturahmi terbatas. Hadir dalam kesempatan itu Ketua LPM Kelurahan Curug, H Wardana; Ketua LPM Pondok Petir, Bahrudin dan Ketua LPM Kelurahan Bojongsari, Saidih Dokih.

Sebelumnya Ketua DPD LPM Kota Depok, Yusra Amir mengungkap tidak adanya transparansi penggunaan dana Covid 19 dari Pemerintah Kota Depok untuk masing-masing kelurahan sebesar Rp 100 juta.

Hal itu diungkapkan Yusra pada saat menggelar acara Halal Bihalal DPD LPM Kota Depok yang dilangsungkan di Sekretariat LPM Bojongsari Baru, Kecamatan Bojongsari, beberapa hari lalu. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here