Dana Haji Bisa Dikembalikan, Ini Penjelasan Kemenag

77
ilustrasi

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Sekitar 1.689 jamaah haji asal Kota Depok dipastikan batal berangkat ke tanah suci, setelah Kementerian Agama secara resmi memutuskan untuk tidak memberangkatkan mereka di tahun ini.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok, Hasan Basri mengatakan, jumlah keseluruhan jamaah yang mendaftar untuk berangkat haji sekitar 1.689 orang.

Namun, hingga akhir penyetoran pelunasan ada 1.646 orang.

“Kami mengikuti pengumuman dari Menteri Agama yang keluar hari ini (kemarin,red), untuk ibadah haji jamaah batal secara keseluruhan (tidak hanya Kota Depok,red). Tidak diberangkatkan,” ujarnya, kemarin.

Kepada mereka yang telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), dipersilahkan untuk mengambil kembali.

Namun, Hasan menyarankan agar yang diambil adalah pelunasannya saja sebeaar Rp 10 juta.

“Yang disetorkan keseluruhannya kan Rp 25 juta, pelunasannya Rp 10 juta baiknya pelunasan yang diambil. Kalau diambil semua berarti batal, dan harus mendaftar kembali setelah nanti dibuka,”katanya.

Hasan menegaskan, pembatalan keberangkatan haji bagi seluruh jamaah merupakan keprihatinan tersendiri bagi lembaga Kementerian Agama.

Namun disisi lain, seluruh pihak harus memahami kondisi pandemi korona yang belum diketahui kapan berakhirnya.

“Ini juga untuk kemaslahatan umat, kalaupun harus diberangkatkan maka akan lebih repot, bisa dibayangkan jamaah sebelum masuk asrama harus test kesehatan kemudian karantina 14 hari,”katanya.

Begitu juga saat kembali ke tanah air, mereka harus mengikuti protokol yang wajib dilaksanakan agar Covid – 19 tidak berkembang.

Kedepannya, sambungnya, Kemenag Depok akan segera berkoordinasi dengan stakeholder terkait seperti Pemerintah Kota melalui Kabag Sosial, Ketua Forum, Ketua KBIH, KUA melalui rapat koordinasi virtual.

“Kami kumpulkan, dan rapat bersama lewat aplikasi zoom. Nanti, sosialisasi terkait pembatalan keberangkatan haji akan dilakukan langsung oleh KBIH, karena 80 persen jamaah itu dari sana (KBIH). Kami undang seluruhnya dalam meeting,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here